Minim Rambu Peringatan dan Pengawasan, Dua Anak Tewas Tenggelam di Air Terjun Way Lalaan
--
RADARTANGGAMUS.CO.ID--Momen liburan berakhir duka terjadi di Tempat Wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Dua anak dilaporkan meninggal dunia, usai terseret derasnya arus di aliran air Air Terjun Way Lalaan. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis (1/1/2026) sore.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di aliran air Air Terjun Way Lalaan.
Adapun identitas korban masing-masing bernama David (9), warga Pekon Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, dan Desna (10), warga Pekon Talagening, Kecamatan Kota Agung Barat.
BACA JUGA:Pangdam XXI/Radin Inten, dan Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Gantung Way Umbar
BACA JUGA:Video Viral Kekerasan Anak di Pringsewu, Polisi Sebut Dipicu Soal Asmara
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat kedua korban datang ke lokasi wisata sekitar pukul 14.30 WIB bersama rombongan keluarga menggunakan angkutan pedesaan (Angdes)
Kedua korban diketahui sedang berenang di aliran air terjun tanpa adanya pengawasan ketat dari pihak keluarga maupun pengelola.
Setibanya di lokasi, korban langsung bermain dan berenang di aliran air terjun sementara keluarga yang mendampingi tidak memperhatikan aktivitas anak-anak secara intensif.
Sekitar pukul 15.00 WIB, seorang pengunjung melihat kedua anak tersebut tenggelam di aliran air yang cukup dalam dan berarus deras.
Saksi kemudian meminta bantuan kepada Hanizar (50) seorang pedagang makanan yang berjualan di sekitar lokasi wisata.
Hanizar bersama Wahyuni segera melakukan upaya penyelamatan dengan berenang dan menyelam ke lokasi korban tenggelam. Kedua anak berhasil diangkat ke permukaan, namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.
"Korban langsung kami bawa ke darat dan diberi pertolongan pertama. Karena tidak ada respons, keduanya segera dilarikan ke RSUD Batin Mangunang,"ujar salah seorang saksi di lokasi kejadian.
Namun, upaya medis yang dilakukan pihak rumah sakit tidak membuahkan hasil. Berdasarkan pemeriksaan visum luar oleh petugas medis RSUD Batin Mangunang, kedua korban dinyatakan meninggal dunia akibat masuknya air ke dalam rongga paru-paru yang menyebabkan henti napas.
Sumber:
