Golok Ciomas, Warisan Leluhur Jadi Simbol Persatuan di HPN Banten
Warisan leluhur: Golok Ciomas jadi simbol pemersatu di Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Banten. Foto PWI Lampung --
SERANG,RADARTANGGAMUS.CO.ID--Masyarakat Provinsi Banten memiliki beragam kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun, salah satunya tradisi pembuatan pusaka berupa golok.
Keberadaan golok hingga kini sangat melekat dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Banten.
Salah satu yang paling dikenal adalah Golok Ciomas. Popularitasnya bahkan melahirkan sebuah agenda budaya bertajuk Golok Day, di mana para pengunjung diwajibkan membawa golok. Tradisi ini menjadi simbol kebanggaan sekaligus pelestarian warisan leluhur.
Kemegahan budaya tersebut turut ditampilkan melalui kehadiran golok raksasa dalam rangkaian Pentas Budaya, Hiburan, dan Pameran UMKM pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Banten yang digelar pada 6–9 Februari 2026.
“Golok Day sudah tiga kali event-nya diadakan,” jelas Rohendi dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Sabtu 7 Februari 2026
Melalui momentum HPN Banten, pihaknya ingin menyampaikan pesan bahwa golok bukan sekadar senjata tradisional, melainkan dapat menjadi simbol pemersatu bangsa. Berbagai ritual golok juga kerap diselenggarakan dengan tujuan mempererat persatuan para pemilik golok.
Pesan utamanya, golok dimaknai sebagai simbol penjagaan diri, keagungan, kebesaran, serta persatuan.
“Bukan untuk menonjolkan gagah-gagahan atau arogansi, tetapi karena membawa golok ini sudah menjadi budaya dan memang selalu dibawa masyarakat setiap hari,” pungkas Rohendi.
Sumber:
