Polda Lampung dan Bapanas Sidak RPH Terbesar di Lampung, Stok Sapi Jelang Idulfitri Dipastikan Aman

Polda Lampung dan Bapanas Sidak RPH Terbesar di Lampung, Stok Sapi Jelang Idulfitri Dipastikan Aman

--

LAMPUNGSELATAN,RADARTANGGAMUS.CO.ID– Polda Lampung bersama Badan Pangan Nasional RI dan sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) Tim Sapu Bersih (Saber) Pangan di Rumah Potong Hewan (RPH) terbesar di Provinsi Lampung, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran di sektor pangan sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Idulfitri. Sidak berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di PT Juang Jaya Abadi Alam, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan dipimpin jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, melibatkan Wadir Reskrimsus, Kasubdit I, serta personel Subdit I Indagsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Dinas Peternakan Provinsi Lampung, serta Perum Bulog.

BACA JUGA:Pastikan MBG Aman Dikonsumsi, Bupati Tanggamus Sidak Dapur SPPG

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Bapanas dan Polisi Lakukan Saber Harga Sembako di Pasar Kota Agung

Berdasarkan hasil pengecekan, PT Juang Jaya Abadi Alam merupakan RPH terbesar di Lampung yang menjalankan program penggemukan sapi selama kurang lebih 90 hari. Sapi dengan bobot awal sekitar 300 kilogram digemukkan hingga mencapai 480–550 kilogram. Namun, dalam kondisi permintaan pasar meningkat, sapi dapat dipasarkan sebelum masa penggemukan berakhir.

Distribusi sapi hidup dari perusahaan tersebut mencakup wilayah Lampung, Banten, dan Bandung dengan harga jual berkisar Rp55.000 per kilogram. Untuk kebutuhan hingga Lebaran Maret 2026, stok dipastikan dalam kondisi aman dan harga relatif stabil karena sapi berasal dari pengadaan Oktober 2025.

Meski demikian, pengadaan sapi pada Januari 2026 tercatat mengalami kenaikan harga dari Australia. Kondisi ini berpotensi memengaruhi harga jual pada April mendatang.

Saat ini, tercatat sebanyak 7.200 ekor sapi siap potong dan 14.000 ekor sapi dalam tahap penggemukan. Secara umum, hasil sidak menunjukkan ketersediaan pangan hewani di Lampung masih mencukupi dan situasi tetap aman serta kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Lampung bersama Badan Pangan Nasional RI dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pengawasan terpadu guna mencegah pelanggaran, menjamin ketersediaan stok, serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

 

Sumber: