Dilaporkan Hilang Tiga Hari, Warga Ulu Belu Ditemukan Selamat
--
RADARTANGGAMUS.CO.ID–Setelah dilaporkan hilang selama tiga hari, Sentia Sari (21), warga Pekon Gunung Tiga, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Lampung akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Selasa (3/3/2026) malam.
Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan kepergian Sentia ke Polsek Pulau Panggung pada 1 Maret 2026. Ia diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB tanpa pamit kepada keluarga.
Kepergian tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran. Keluarga bersama warga melakukan pencarian dan menyebarkan informasi melalui media sosial.
Kabar ditemukannya Sentia disampaikan Ayu Wandira yang mewakili keluarga. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.
BACA JUGA:Modus Pinjam Motor Pria 19 Tahun Diciduk Polsek Kotaagung
BACA JUGA:Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai Gadingrejo
“Alhamdulillah adik saya sudah ketemu. Terima kasih buat semuanya yang sudah membantu,” ujar Ayu, Selasa malam.
Berdasarkan foto yang diunggah pihak keluarga, Sentia terlihat berada di Polsek Pulau Panggung didampingi Anggota DPRD Tanggamus, Irsi Jaya.
Irsi Jaya saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dirinya mendampingi Sentia karena masih memiliki hubungan keluarga. Menurutnya, Sentia sebenarnya telah kembali, namun belum berani pulang ke rumah.
“Karena keluarga sudah melapor ke polisi, saya bawa ke Polsek Pulau Panggung agar semuanya jelas dan keluarga tahu bahwa dia dalam keadaan aman,” kata Irsi.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan Sentia, yang bersangkutan pergi bersama seorang pria atas dasar kesepakatan bersama dan sempat berada di wilayah Pesawaran di rumah keluarga pria tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran, pihak keluarga pria berhasil dihubungi. Selanjutnya, bersama kepolisian, dilakukan komunikasi dan penjemputan ke wilayah Pesawaran hingga akhirnya Sentia kembali ke Tanggamus.
Dengan ditemukannya Sentia dalam kondisi baik, pihak keluarga memastikan situasi telah kondusif. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi dalam keluarga untuk mencegah kekhawatiran berkepanjangan.
Sumber:
