Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Pemerintah Pastikan Pertalite Tidak Naik

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Pemerintah Pastikan Pertalite Tidak Naik

--

JAKARTA,RADARTANGGAMUS.CO.ID– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, termasuk Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia saat ini menembus lebih dari US$100 per barel.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan geopolitik global yang memengaruhi pergerakan harga energi dunia.

“Kita masih memantau kondisi geopolitik yang dinamikanya terus berlangsung. Saat ini harga minyak dunia sudah menembus US$100 per barel,” ujar Dwi Anggia, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak global tersebut jauh di atas asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan sebesar US$70 per barel.

BACA JUGA:Percikan Api Kompor Dari Warung Bakso di Terminal Nyaris Ratakan Bangunan Kios

BACA JUGA:KPK OTT Bupati Rejang Lebong, 12 Orang Diamankan dan Dibawa ke Jakarta

Dengan kondisi harga minyak dunia saat ini, terdapat selisih lebih dari US$30 per barel dari asumsi yang digunakan pemerintah.

Meski demikian, pemerintah menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat.

Menurut Dwi Anggia, kebijakan tersebut diambil agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan tenang, terutama selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Selain itu, pemerintah juga memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman.

“Untuk stok, sampai saat ini cadangan BBM nasional masih aman, tidak terkendala, dan tidak terdampak langsung dari kondisi di Timur Tengah,” katanya.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar energi global guna menjaga stabilitas harga dan pasokan energi di dalam negeri.

 

Sumber: