SPS Aceh Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
--
BANDAACEH,RADARTANGGAMUS.CO.ID-- Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim sebagai agenda rutin setiap bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Dek Gam, Lampineng, Banda Aceh, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, dalam sambutannya di sela-sela menunggu waktu berbuka puasa menyampaikan perkembangan organisasi SPS di Aceh yang terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir jumlah anggota SPS Aceh mengalami peningkatan pesat. Dari sebelumnya hanya lima perusahaan pers, kini telah berkembang menjadi 34 anggota.
BACA JUGA:Di Puncak HUT Ke 79, SPS Gaungkan Dana Jurnalisme Hingga Penghapusan PPN Untuk Industri Media
BACA JUGA:Polres Tanggamus Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana di Provinsi Sumut, Aceh dan Sumbar
“Dulu anggota kita hanya lima perusahaan pers, sekarang sudah berkembang menjadi 34 anggota. Target kita ke depan tentu semakin banyak perusahaan pers yang bergabung dengan SPS,” ujar Muktarrudin.
Ia juga mengajak pimpinan perusahaan pers di Aceh yang belum bergabung agar dapat menjadi bagian dari SPS sebagai wadah berhimpun dan memperkuat industri pers di daerah.
Selain pertumbuhan jumlah anggota, Muktarrudin juga mengungkapkan sejumlah capaian yang berhasil diraih SPS Aceh dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, SPS Aceh telah memperoleh pengakuan dari pengurus pusat sebagai SPS terbaik tingkat nasional pada tahun 2024 dan 2025.
“Kita juga berhasil menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun SPS ke-79. Sejak SPS berdiri, baru sekali Aceh dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut,” ungkapnya.
Ia menambahkan, SPS Aceh juga aktif mengikuti berbagai agenda organisasi yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan dalam empat tahun terakhir, SPS Aceh tidak pernah absen menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Selain itu, berbagai kegiatan lain juga dilaksanakan oleh SPS Aceh, seperti studi banding serta kunjungan ke sejumlah lokasi bersejarah di Aceh, salah satunya ke Radio Rimba Raya di Kabupaten Bener Meriah yang memiliki nilai sejarah penting bagi perjuangan bangsa.
Di sisi lain, pembinaan keanggotaan juga terus dilakukan dengan mendorong anggota untuk memperbaiki legalitas perusahaan pers, meningkatkan kualitas media, serta memperkuat manajemen keredaksian.
Langkah tersebut, menurut Muktarrudin, merupakan bagian dari upaya SPS Aceh dalam mewujudkan praktik jurnalisme yang profesional dan berkualitas di Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.
Sumber:
