Bupati dan Wabup Pringsewu Tinjau Poktan Perikanan di Tanjung Dalam
--
PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID— Bupati PRINGSEWU Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati Umi Laila melakukan kunjungan ke kelompok tani perikanan di Dusun II, Pekon Tanjung Dalam, Kecamatan Pagelaran, Jumat (24/04/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam mendukung sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam kegiatan itu, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan para anggota kelompok tani guna menyerap aspirasi serta meninjau kondisi budidaya di lapangan.
BACA JUGA:Belasan Pejabat Pemkab Pringsewu Dirolling
BACA JUGA:Ngopi Serasi di Tanjung Dalam, Bupati Pringsewu Serap Aspirasi Warga dan Tinjau UMKM
Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan sektor perikanan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dalam meningkatkan pendapatan masyarakat maupun memenuhi kebutuhan pangan bergizi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi melalui dukungan berkelanjutan.
“Pengembangan kelompok tani perikanan harus didukung secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan yang sehat dan terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Umi Laila menyampaikan pemberdayaan kelompok tani perikanan tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara optimal.
Kegiatan ini dinilai memberi manfaat nyata, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha perikanan, terbukanya peluang lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. Keberadaan kelompok tani perikanan juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sektor perikanan di Kabupaten Pringsewu diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan menjadi pilar utama pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Sumber:
