Polisi Buru Komplotan Pembobol Puluhan Rumah dan Toko di Ulubelu
--
RADARTANGGAMUS.CO.ID–Jajaran Polres Tanggamus terus memburu komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang diduga membobol puluhan rumah dan toko di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus.
Rentetan aksi pencurian tersebut belakangan meresahkan masyarakat setelah sedikitnya 50 rumah dan toko warga dilaporkan menjadi sasaran pelaku sejak Januari hingga Mei 2026.
Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujamitko, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan serta penyelidikan mendalam guna mengungkap kasus tersebut.
Menurutnya, polisi juga telah mengamankan sejumlah alat bukti dari beberapa lokasi kejadian perkara (TKP), termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV yang diduga merekam ciri-ciri para pelaku.
BACA JUGA:Buser dan Polsek Diterjunkan Selidiki Kejadian Bobol Rumah dan Toko di Ulubelu
BACA JUGA:Teror Maling Hantui Ulubelu, Puluhan Toko dan Rumah Dibobol, Warga Desak Polisi Tangkap Pelaku
“Kita sudah melakukan penyelidikan terkait alat-alat bukti atau ciri-ciri pelaku yang sempat memang ada di CCTV. Akan kita maksimalkan untuk ungkap,” ujar AKBP Rahmad, Selasa (26/5/2026).
Kapolres menegaskan pengungkapan kasus tersebut menjadi perhatian serius pihak kepolisian menyusul keresahan warga akibat maraknya aksi pembobolan rumah dan toko di wilayah Ulubelu.
Sebelumnya, aksi para pelaku sempat menjadi sorotan publik lantaran dinilai leluasa beraksi hingga menguras harta benda milik warga.
Masyarakat berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan mengembalikan rasa aman di lingkungan mereka.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yassin Ariga, menjelaskan pihaknya telah menerjunkan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 untuk memburu komplotan pelaku.
Tim tersebut saat ini melakukan pengejaran intensif terhadap para tersangka yang diduga berpindah-pindah lokasi guna menghindari kejaran petugas.
“Ini kita sudah mengantongi beberapa nama pada kejadian tersebut. Sekarang kita lagi melakukan pengejaran dan teman-teman dari Tekab 308 sedang mengejar pelaku, tapi memang para pelaku berpindah-pindah tempat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan keberhasilan polisi mengidentifikasi sejumlah nama pelaku diperoleh dari hasil penyelidikan mendalam dan pengembangan alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Sumber:
