Lapas Kotaagung Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Jajaran
--
RADARTANGGAMUS.CO.ID— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sekaligus meningkatkan pengamanan dan integritas jajaran.
Langkah tersebut dilakukan setelah Lapas Kotaagung mengikuti Zoom Meeting Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada Senin (7/9/2026).
Kegiatan virtual tersebut diikuti Kepala Lapas Kotaagung Ruh Harijadi bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai. Pengarahan juga diikuti jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi dalam arahannya meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
BACA JUGA:HUT Ke-81 RI, 466 Warga Binaan Lapas Kotaagung Terima Remisi
BACA JUGA:Lapas Kotaagung Musnahkan 522 Barang Sitaan, 64 Handphone dan Senjata Rakitan Ikut Dibakar
Setiap UPT diminta melakukan langkah mitigasi sesuai kondisi wilayah masing-masing dengan menempatkan keselamatan petugas dan warga binaan sebagai prioritas.
Selain kesiapsiagaan bencana, pengamanan dan ketertiban di lingkungan UPT Pemasyarakatan juga menjadi perhatian. Jajaran diminta meningkatkan pengawasan, mematuhi standar operasional prosedur (SOP), serta menjalankan setiap arahan pimpinan secara disiplin dan bertanggung jawab.
Pengarahan juga menekankan penguatan fungsi kehumasan melalui penyampaian informasi positif mengenai program dan kegiatan Pemasyarakatan secara tepat dan bertanggung jawab.
Di bidang pembinaan, jajaran Pemasyarakatan diminta terus mengembangkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil pembinaan warga binaan, baik dari sisi kualitas, kreativitas maupun pemasaran.
Program ketahanan pangan juga menjadi bagian yang perlu terus didorong untuk mendukung kemandirian warga binaan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Lapas Kotaagung menyatakan komitmennya memperkuat kesiapsiagaan bencana, meningkatkan pengamanan, serta menjaga disiplin dan integritas seluruh jajaran.
Selain itu, optimalisasi kehumasan, pengembangan UMKM hasil pembinaan warga binaan, dan program ketahanan pangan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Sumber:
