UMKM Pringsewu Didorong Tembus Pasar Ritel Modern

UMKM Pringsewu Didorong Tembus Pasar Ritel Modern

--

PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID— Pemerintah Kabupaten Pringsewu mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pemasaran melalui jaringan ritel modern.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Selasa (29/9/2026).

Pelatihan yang digelar melalui kerja sama Pemkab Pringsewu dengan PT Indomarco Prismatama itu mengusung tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret”.

Riyanto mengatakan UMKM menjadi salah satu penopang perekonomian di Kabupaten Pringsewu. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalam memperluas akses pasar, terutama untuk menembus jaringan ritel modern.

Menurutnya, ritel modern memiliki persyaratan yang lebih ketat terkait kualitas produk, kemasan, branding, serta legalitas usaha.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis dari kemitraan antara Pringsewu dengan PT Indomarco Prismatama dalam membuka akses pelatihan, pengetahuan, dan pemasaran bagi produk-produk UMKM lokal,” kata Riyanto.

Ia mendorong pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan dan branding, serta melengkapi legalitas usaha agar mampu bersaing dan memenuhi persyaratan pasar ritel modern.

Pemkab Pringsewu, lanjutnya, juga tengah mengembangkan sejumlah produk unggulan daerah, di antaranya tepung mocaf (Modified Cassava Flour) dan gula aren.

Riyanto berharap kemitraan dengan PT Indomarco Prismatama dapat membantu produk unggulan tersebut menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saya mengajak untuk menjadikan momentum ini sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, dan inspirasi, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah, PT Indomarco Prismatama, dan pelaku UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagprin) Pringsewu Sulistiyo Ningsih mengatakan pelatihan tersebut bertujuan membuka peluang bagi produk UMKM lokal untuk masuk dan dipasarkan melalui jaringan distribusi modern.

Pelatihan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memenuhi standar kualitas produk, kemasan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran.

“Pelatihan ini diikuti 105 orang peserta yang merupakan para praktisi UMKM dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu yang sudah terpilih melalui proses akurasi,” jelas Sulistiyo.

Branch Manager PT Indomarco Prismatama Lampung Panduwinata Aulia Putra menambahkan, pelatihan di Pringsewu merupakan kegiatan ke-13 yang dilaksanakan perusahaannya sepanjang 2026.

Sumber: