KOTAAGUNG - Mangkraknya bangunan solar paket diesel nelayan (SPDN) di kompleks tempat pelelangan ikan (TPI) Kotaagung mendapat perhatian Anggota DPRD setempat. Mereka menuding jika kurang matangnya perencanaan sehingga aset bernilai ratusan juta itu menjadi mubazir karena tidak mendatangkan manfaat bagi para nelayan. Anggota DPRD Tanggamus, Ahmadiyan kepada Radar Tanggamus mengatakan, perlu dilakukan evaluasi ulang penyebab SPDN mangkrak. Terlebih informasi yang mereka terima selama berdiri SPDN itu hanya beroperasi sekali, kemudian mangkrak.\"Belum jelas apa penyebabnya SPBN mangkrak,\"katanya. Ia melanjutkan, bisa jadi penyebab mangkraknya SPBN karena perencanaan pembangunannya kurang matang. Kemudian setelah pekerjaan rampung dan bangunan diserahterimakan biaya oprasi SPBN tidak dianggarkan.\"Dan kalaupun sudah dianggarkan kemungkinan pihak ketiga yang nakal ini,\"ujar Ahmadiyan. Legislator Partai Demokrat itu mengaku dalam waktu dekat akan memanggil dinas terkait guna mencari kepastian penyebab bangunan SPDN mangkrak. Kemudian pertanggungjawaban terhadap aset itu bagaimana, sebab bisa dipastikan karena sudah lama tidak beroprasi banyak alat-alat bangunan yang hilang dan rusak. \"Mangkanya akan kami bicarakan ke teman-teman komisi lain, tentang kelanjutan cerita dari bangunan SPBN ini. Bukan sedikit dana yang sudah keluar membangunan aset itu,\"tutupnya. Diberitakan sebelumnya, Aset bernilai ratusan juta yang berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kotaagung, Kabupaten Tanggamus terbengkalai. Pasalnya, sejak dibangun bangunan tersebut tidak pernah dioperasikan. Kondisi ini memaksa nelayan mencari pasokan solar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tidak beroperasinya SPDN ini dikeluhkan nelayan, bahkan mereka menganggap jika pembangunannya mubazir.”Coba kalau uang yang untuk membuat pom (SPBN) itu digunakan untuk membantu usaha nelayan, atau membangun rumah nelayan miskin, maka tidak mubazir, ada manfaatnya. Ini tidak ada manfaatnya sama sekali,” kata seorang nelayan di TPI Kotaagung, Rusli.(zep)
SPDN Mangkrak, Dewan bakal Panggil OPD
Senin 07-05-2018,11:07 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,20:49 WIB
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Satlantas Pringsewu Bagikan Masker ke Pengguna Jalan
Senin 07-09-2026,17:49 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Fasilitas Publik Pringsewu, Polisi dan Damkar Turun Tangan
Senin 07-09-2026,17:49 WIB
Bupati Pringsewu Ajukan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Diproyeksi Rp1,16 Triliun
Senin 07-09-2026,16:00 WIB
Polres Tanggamus Kerahkan Water Canon Bersihkan Abu Vulkanik di Jalan
Senin 07-09-2026,23:07 WIB
Lapas Kotaagung Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Jajaran
Terkini
Selasa 08-09-2026,12:24 WIB
PGE Ulubelu Raih Juara II Apresiasi EBTKE 2026 Lewat Inovasi Geothermal Greenhouse
Senin 07-09-2026,23:07 WIB
Lapas Kotaagung Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Jajaran
Senin 07-09-2026,20:49 WIB
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Satlantas Pringsewu Bagikan Masker ke Pengguna Jalan
Senin 07-09-2026,17:49 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Fasilitas Publik Pringsewu, Polisi dan Damkar Turun Tangan
Senin 07-09-2026,17:49 WIB