PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID--Aparat dari Polsek Sukoharjo menggerebek arena balap liar di jalan penghubung Pekon Pandansari Selatan menuju Pekon Sukoharjo IV, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 30 remaja dan 17 sepeda motor diamankan dalam operasi tersebut.
Razia digelar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan, sekaligus menindaklanjuti keluhan warga terkait maraknya aksi balap liar di wilayah itu.
Operasi dipimpin Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko. Petugas menerapkan strategi pengepungan dengan memblokade dua akses utama menuju lokasi yang kerap dijadikan arena balap, sehingga para peserta tidak dapat melarikan diri.
Seluruh remaja yang terjaring bersama kendaraan mereka langsung dibawa ke Mapolsek Sukoharjo untuk pendataan dan pemeriksaan.
BACA JUGA:Buron Setahun, Penganiaya Kepala Pekon di Pringsewu Akhirnya Tertangkap
BACA JUGA:Gerebek Balap Liar di Banyumas Pringsewu, Polisi Amankan Belasan Motor
AKP Juniko, mewakili Kapolres Pringsewu M. Yunnus Saputra, menyatakan para remaja tersebut akan menjalani pembinaan. Polisi juga akan memanggil orang tua pemilik kendaraan guna memastikan pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak mereka.
“Seluruh remaja yang terjaring akan kami lakukan pembinaan. Kami juga akan memanggil orang tua masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar kapolsek.
Ia menambahkan, selama Ramadan potensi kenakalan remaja seperti balap liar, perang sarung, dan petasan cenderung meningkat. Karena itu, patroli rutin, pembinaan, dan penyuluhan akan terus ditingkatkan guna mencegah gangguan kamtibmas.
Kapolsek menegaskan, jika ditemukan peserta yang kembali mengulangi perbuatannya, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum.
Polisi juga mengimbau para remaja untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan aktivitas positif. Orang tua diminta aktif mengawasi aktivitas anak, terutama pada sore hingga malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.