KOTAAGUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menegaskan bahwa penunjukan pejabat (Pj) kepala pekon (Kakon) dilakukan secara transparan jika ada pihak yang melakukan praktik kotor seperti pungutan liar (Pungli) maka akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku. Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Hamid Heriyansah Lubis mengatakan, bahwa Pemkab Tanggamus telah melayangkan surat edaran kepada seluruh camat se-Tanggamus. Ditegaskan sekda bahwa pemkab akan menindak tegas jika ada pihak tertentu yang meminta biaya terkait dengan pengusulan/pengangkatan Pj Kakon. “Bupati tidak menginginkan ada upaya yang menciderai proses pelaksanakan pengusulan/pengangkatan Pj. kakon seperti praktik pungli.Karena jumlah Pj. Kakon nanti mencapai ratusan makanya pemkab mengambil langkah jangan sampai penunjukan Pj Kakon mencoreng nama pemerintah daerah,” ujar sekda, Rabu (24/8). Sekda menjelaskan, surat edaran terkait dengan hal tersebut telah disampaikan kepada seluruh camat se-Tanggamus terhitung sejak tanggal 16 April 2019. Dalam surat edaran dengan Nomor : 061. 1/ 3318/ 9/2019. menerangkan bahwa sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan kepala pekon periode 2013-2019 agar para camat segera mengusulkan nama calon penjabat kepala pekon sesuai dengan persyaratan sesuai dengan peraturan daerah nomor 5 tahun 2015 yang telah diubah menjadi Perda nomor 7 tahun 2019 tentang pemilihan, pengangkatan dan pelantikan dan pemberhentian kepala pekon. \"Didalam surat edaran tersebut juga kita sampaikan bahwa terkait dengan pengusulan/ pengangkatan Penjabat kepala pekon tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun, dan jika memang ada pihak yang seperti itu agar kiranya disampaikan kepada kami, dan akan ditindak secara tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,\"ujarnya. Terpisah, Camat Pulau Panggung Agustam Hamied menyampaikan, bahwa surat edaran tersebut telah diterima terhitung sejak dengan dikeluarkannya surat tersebut, usulan nama Pj. Kakon yang akan menjabat juga menurutnya telah disampaikan kepada Pemkab Tanggamus. \"Nama sudah kita usulkan bahkan sebelum surat edaran dikeluarkan, karena kita agar supaya proses ini berjalan dengan sebagaimana mestinya, dan dalam pengusulan nama Pj. Kakon yang akan menjabat juga dipastikan tidak ada upaya praktik pungli khususnya di Kecamatan Pulau Panggung ini, nama yang kita usulkan yang memang kita anggap memenuhi persyaratan, untuk Pulau Panggung ada 13 pekon yang akan habis masa jabatannya,\"tandasnya. Sekedar diketahui jumlah keseluruhan kepala pekon yang akan habis jabatannya pada tahun 2019 mencapai 219 pekon dengan rincian, kakon yang masa jabatannya berakhir pada April berjumlah 182, lalu di bulan Mei berjumlah 11 pekon, Juli satu pekon, September sembilan pekon, Oktober enam pekon, November tujuh pekon, serta Desember tiga pekon. (iqb)
Sekda: Usulan Pj. Kakon Bebas Pungli
Kamis 25-04-2019,18:15 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,12:48 WIB
Daftarkan Diri Anda! Kiluan Tanggamus Colour Fun Run 2026 Segera Dimulai Catat Tanggalnya
Senin 26-10-2026,20:47 WIB
Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam di Kotaagung, Tiga Orang Positif Narkoba
Senin 26-10-2026,19:04 WIB
Peluang Aklamasi Terbuka di Pemilihan Ketua PWI dan Ketua DK PWI Lampung, Ketua TPP: Tunggu Hasil Konferprov
Senin 26-10-2026,14:15 WIB
Operasi Patuh Krakatau 2026 Dimulai Pelajar Jadi Perhatian Khusus
Senin 26-10-2026,19:04 WIB
Bupati Riyanto Pamungkas Lepas Logistik Pilkakon Pringsewu, 140.854 Pemilih Masuk DPT
Terkini
Selasa 27-10-2026,11:43 WIB
Melawan dengan Celurit, Buronan Kasus Penembakan di Tanggamus Tewas Ditembak Polisi
Selasa 27-10-2026,08:15 WIB
Operasi Patuh Krakatau 2026 Digelar, Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Selasa 27-10-2026,08:14 WIB
Kajari Pringsewu Anggiat Pardede Dukung HPN dan Porwanas 2027, Siap Ramaikan PWI Running
Selasa 27-10-2026,08:03 WIB
Musik Catchy hingga Koreografi Energik, Aksi no na Meriahkan Iklan Terbaru Shopee 11.11 Big Sale!
Senin 26-10-2026,20:59 WIB