Dampak Abu Vulkanik GAK Meluas Kecamatan Kotagung dan Gisting Terdampak

Sabtu 05-09-2026,19:31 WIB
Reporter : Hanibal Batman
Editor : Hanibal Batman

 

RADARTANGGAMUS.CO.ID--Debu abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) makin meluas, dampaknya kini juga dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Kotaagung, Gisting dan sekitarnya.

Masyarakat di Kecamatan Kotaagung, mengatakan bahwa dampak abu vulkanik mulai terjadi sore tadi, itu terlihat dari lantai rumah dipenuhi dengan debu berwarna hitam.

"Ini belum pernah terjadi sejak saya buat rumah, lantai menjadi kasar dan ketika lantai disapu debu hitam terlihat,"kata Rudi salah satu warga Kecamatan Kotaagung

Hal senada disampaikan oleh Firdaus warga Kotaagung lainnya, melalui video yang dikirim terlihat lantai teras rumahnya dipenuhi dengan debu berwarna hitam.

"Ini sudah dipel, dipenuhi lagi oleh debu masyaallah, gerimis debu di Kotagung, tetap jaga kesehatan dan batasi untuk keluar rumah,"ujarnya.

Debu vulkanik juga dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Gisting, Kakon Kuto Dalom Tri Eka mengatakan jika debu abu vulkanik dampak dari erupsi GAK mulai dirasakan sejak pukul 18.00 WIB.

"Mobil saya baru saja dicuci, sudah kotor lagi, tidak itu saja lantai juga dipenuhi debu abu vulkanik, saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk terus berhati hati, membatasi diri untuk keluar rumah, jikapun harus keluar rumah harus mengenakan masker dan kacamata karena dampaknya sangat berbahaya,"sarannya.

Diketahui hujan abu vulkanik melanda pekon yang ada di selatan Kecamatan Pematang Sawa, dan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. Abu vulkanik tersebut diduga akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Hujan abu disertai dengan gempa kecil mulai dirasakan warga sejak pagi pukul 06.00 WIB. Hujan abu dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Pematang Sawa, termasuk Pulung Bayang dan Cukupala di kawasan Pulau Tabuan dan telah meluas hingga ke Kecamatan Kelumbayan.

Infomasi dampak abu vulkanik tersebut dibenarkan oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPB Tanggamus Hendarman Wahid.

"Iya benar informasi dari grup RAPI dan berbagai pihak, yang terdampak daerah sepanjang pesisir, dari Kelumbayan sampai Pematang Sawa, sudah semakin meluas,"ujarnya saat dikonfirmasi.

Menghadapi kondisi ini, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan keselamatan masyarakat.

Khususnya BPBD Kabupaten Tanggamus, Dinas Kesehatan, serta Camat Pematang Sawa untuk bergerak cepat melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak.

Selain itu, Bupati meminta BPBD Tanggamus terus berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Kalianda dan instansi terkait untuk memastikan perkembangan cuaca maupun potensi dampak erupsi dapat dipantau secara berkelanjutan.

Kategori :