KOTAAGUNG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tanggamus bakal melakukan evaluasi program transmigrasi tahun 2015 lalu kategori nelayan yang lokasinya di Kalimantan. Kepala Disnaker Tanggamus Aswin Dasmi didampingi Kabid Tenaga Kerja Afrida Susanti mengatakan, kegiatan evaluasi transmigrasi ini memang selalu dilaksanakan dalam kurun waktu dua tahun terhitung sejak para peserta transmigran memulai hidup dilokasi transmigrasi. Dan untuk jumlahnya sendiri kuota 2015 sebanyak lima kepala keluarga (kk) asal Tanggamus. \"Evaluasi ini memang kita lakukan dimana para peserta transmigrasi memasuki masa dua tahun berada di daerah yang dituju. Dimana tujuannya sendiri untuk memastikan bahwa mereka (peserta transmigrasi) dalam kondisi yang baik dalam segala aspek,\" kata Dasmi, kemarin (24/1). Afrida menambahkan, untuk Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini sendiri dalam kurun waktu tiga tahun terakhir selalu mendapatkan kuota transmigrasi dari pemerintah pusat. Dimana untuk Kalimantan sendiri sudah diberangkat dua kali peserta transmigrasi dengan dua katagori, nelayan di 2015 dan tahun 2016 sebanyak 15 KK untuk katagori petani. Sementara tahun 2017 kemarin, lanjut Afrida tepatnya pada 22 Desember diberangkatkan sebanyak 5 KK ke daerah Provinsi Gorontalo, bagian barat dari Sulawesi Utara dengan katagori petani. Dan setelah masuk dua tahun masa transmigrasi maka Pemkab Tanggamus akan kembali melakukan tinjauan, seperti yang akan dilaksanakan pada tahun ini. \"Untuk kuota peserta transmigrasi ini sendiri kita tidak bisa melakukan pengajuan kepada pusat, tapi memang pusatlah yang menentukan kuota kepada setiap pemprov, kemudian dibagi lagi kepada pemkab masing-masing. Kalaupun bisa bertambah kuotanya, itu dikarenakan ada dari kabupaten lain yang belum sanggup memenuhi kuota yang diberikan, maka bisa dialihkan ke kabupaten lain yang sudah siap,\" jelas Afrida. Dikatakan Afrida, bahwa para peserta transmigrasi selama dua tahun seluruh biaya akan ditanggung oleh pemerintah setempat, mulai dari kebutuhan sandang dan pangan. Saat pihak Pemkab Tanggamus mendampingi kelokasi transmigrasi di Sulawesi, para peserta sudah mendapatkan tempat tinggal yang permanen, dilengkapi dengan aliran air bersih PDAM dan listrik. Dan masing masing KK diberikan lahan seluas 1,5 hektare untuk berkebun, bagi yang katagori petani, dengan rata rata menanam cengkeh, karena memang tidak diragukan lagi hasil cengkeh dari Sulawesi memiliki kualitas yang sangat bagus. \"Jadi tidak heran jika harga cengkeh dari Sulawesi itu mahal, karena memang bagus dan lokasinya juga sangat sejuk dan subur. Nah kalau untuk katagori nelayan hanya beda di pemberian alatnya saja, ya kalau nelayan pasti dipenuhi alat untuk menangkap ikan. Sementara yang petani ya lahan dan bibit cengkeh. Kalau masalah tempat tinggal itu sama saja,\" terang Afrida. Ia juga menjelaskan, bahwasanya menjadi peserta transmigrasi ini sendiri tidaklah mudah, karena ada beberapa fase test yang harus di lalui. Dimulai dari pendaftaran setelah dilakukan sosialiasasi, seleksi berkas dan terakhir akan menjalani psikotes bagi yang berkasnya diterima. Kemudian peserta yang lulus dalam psikotes artinya sudah layak dan siap untuk diberangkatkan ke daerah tujuan transmigrasi. Namun sebelum itu diberikan bekal pengetahun berupa pelatihan selama satu minggu di Jakarta. \"Setelah pelatihan, tingggal menunggu jadwal pemberangkatan saja dari pusat. Dimana nantinya akan dikumpulkan dititik pemberangkatan yakni di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara bersama dengan para peserta transmigrasi lainnya dari berbagai kota di berbagai provinsi dengan menggunakan kapal laut yang cukup mewah. Dan memang program transmigrasi ini sendiri bertujuan untuk mengangkat taraf kehidupan warga Indonesia yang lebih baik,\"tandas Afrida.(ral)
Dua Tahun Sekali Disnaker Evaluasi Program Transmigrasi
Kamis 25-01-2018,14:39 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,12:48 WIB
Daftarkan Diri Anda! Kiluan Tanggamus Colour Fun Run 2026 Segera Dimulai Catat Tanggalnya
Senin 26-10-2026,20:47 WIB
Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam di Kotaagung, Tiga Orang Positif Narkoba
Senin 26-10-2026,19:04 WIB
Peluang Aklamasi Terbuka di Pemilihan Ketua PWI dan Ketua DK PWI Lampung, Ketua TPP: Tunggu Hasil Konferprov
Senin 26-10-2026,14:15 WIB
Operasi Patuh Krakatau 2026 Dimulai Pelajar Jadi Perhatian Khusus
Senin 26-10-2026,19:04 WIB
Bupati Riyanto Pamungkas Lepas Logistik Pilkakon Pringsewu, 140.854 Pemilih Masuk DPT
Terkini
Selasa 27-10-2026,11:43 WIB
Melawan dengan Celurit, Buronan Kasus Penembakan di Tanggamus Tewas Ditembak Polisi
Selasa 27-10-2026,08:15 WIB
Operasi Patuh Krakatau 2026 Digelar, Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Selasa 27-10-2026,08:14 WIB
Kajari Pringsewu Anggiat Pardede Dukung HPN dan Porwanas 2027, Siap Ramaikan PWI Running
Selasa 27-10-2026,08:03 WIB
Musik Catchy hingga Koreografi Energik, Aksi no na Meriahkan Iklan Terbaru Shopee 11.11 Big Sale!
Senin 26-10-2026,20:59 WIB