KOTAAGUNG—Stok gas elpiji ukuran 3 Kg di Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus masih aman. Berdasarkan pantauan, tabung melon masih terdapat diwarung-warung. Harga jualnya juga berkisar dari Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per Tabung. Herman penjual Gas 3 Kg di Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung mengaku jika stok elpiji saat ini masih aman dan tidak ada kendala dalam pengiriman dari pangkalan. \"Masih aman kok, pangkalan masih rajin ngedrop barang. Kalau kita jual Rp23 ribu/tabung,\" ujarnya. Ia juga mengaku sudah mendengar bahwa ada wacana dari pemerintah untuk mencabut subsidi elpiji 3 Kg sehingga harga jualnya menjadi naik. \"Ya, sudah dengar soal itu dan jujur masyarakat juga resah, tapi tidak sampai pada aksi borong hingga barang susah didapat. Saat ini barang masih mudah didapat, biasanya langkanya itu kalau mau lebaran atau sesudah lebaran,\" ujarnya. Dirinya berharap agar pemerintah untuk tidak buru-buru mencabut subsidi gas 3 Kg. \"Ya, kalau bisa janganlah, kasihan masyarakat,\" kata dia. Senada, diungkapkan Wandi dari PT. Sejahtera selaku agen resmi gas elpiji di Kabupaten Tanggamus. Menurut dia, pencabutan subsidi gas masih wacana. Kalaupun nantinya jadi tentu pihak agen seluruh Lampung bakal dipanggil PT. Pertamina selalu distributor. \"Kalau mau naik pasti seluruh agen diundang, tapi ini belum, sementara ini stok lancar dan normal. Tidak ada aksi borong, bisa dicek diwarung-warung,\"ujar Wandi. Ia juga berharap kepada pemerintah untuk tidak buru-buru menaikkan harga gas sebab perekonomian masyarakat, khususnya warga Tanggamus belum stabil. \"Jangan dululah naik, kasihan masyarakat apalagi sekarang hasil bumi sedang tidak bagus, kalaupun musim ya harganya jatoh,\" pungkasnya. Terpisah, Kassubag Sumber Daya Alam , Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Irhamsyah Kundo meminta warga untuk tetap tenang, pasalnya pencabutan subsidi gas elpiji ukuran 3 Kg saat ini baru wacana pemerintah pusat.” Itu masih wacana pemerintah pusat yang direncanakan di kuartal II tahun 2020 sekitar bulan Juli, saat ini masih dirapatkan ditingkat pusat ,” ujar Irhamsyah mewakili Kepala Bagian Perekonomian Firma Linda Umri. Selain wacana pencabutan subsidi gas elpiji 3 Kg, lanjut Irhamsyah, pemerintah pusat juga mewacanakan pendistribusian secara tertutup sehingga yang mendapatkan barang adalah yang benar-benar masyarakat miskin.“Nanti dilakukan pendataan oleh Kemensos dan disinkronisasi dengan pihak provinsi dan pemkab melalui dinas sosial,”kata dia. Ia juga mengatakan bawha untuk saat ini, peredaran gas elpiji 3 Kg di Tanggamus masih aman dan belum ada gejolak.”Alhamdulillah aman, kalau memang aad laporan dari msyarakat dan ada indikasi penimbunan barang, nanti kita bisa cek bersama dngan pihak-pihak terkait dan aparat keamanan,”pungkas Irhamsyah.(ral)
Agen dan Pengecer Minta Subsidi Gas Tak Dicabut
Selasa 21-01-2020,19:51 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 21-10-2026,21:09 WIB
Polemik Pilkakon Bandung Baru Barat, Ratusan Warga Datangi Pemkab-DPRD Pringsewu
Rabu 21-10-2026,20:56 WIB
Hasil Audit AUTJ di Tangan Bupati, Elemen Masyarakat Desak DPRD Tanggamus Bertindak
Rabu 21-10-2026,16:47 WIB
Kejari Tanggamus Terima Titipan Rp2,23 Miliar Perkara Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Rabu 21-10-2026,17:35 WIB
Informasi Layanan Publik RSUD Batin Mangunang Jadi Sorotan Ombudsman
Rabu 21-10-2026,20:01 WIB
Bacalon Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan
Terkini
Rabu 21-10-2026,21:10 WIB
Warga Wates Keluhkan Balap Liar dan Antrean Solar, Kapolres Pringsewu Siapkan Langkah Penanganan
Rabu 21-10-2026,21:09 WIB
Polemik Pilkakon Bandung Baru Barat, Ratusan Warga Datangi Pemkab-DPRD Pringsewu
Rabu 21-10-2026,20:56 WIB
Hasil Audit AUTJ di Tangan Bupati, Elemen Masyarakat Desak DPRD Tanggamus Bertindak
Rabu 21-10-2026,20:01 WIB
Bacalon Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan
Rabu 21-10-2026,17:35 WIB