KOTAAGUNG - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di gudang lelang, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus kumuh dan semerawut. Pasalnya, selain bau busuk bangkai ikan, lokasi tersebut juga tak terawat. Begitu juga saluran drainase tidak berfungsi. Belum lagi, warna kehitaman di bawah meja pedagang yang menjajakan ikannya. Air dari cucian ikan hanya dibiarkan tergenang begitu saja. Jalan aspal berlubang. Lantai batako yang awalnya putih berubah warna merah. Sebab, darah ikan hanya dibiarkan begitu saja. Kondisi ini menandakan jika mereka disana kurang perduli terhadap kebersihan. “Jangan heran kalau di pelelalangan bau busuk. Kami hanya buang kotoran ikan di laut. Masalahnya tidak ada lokasi yang disediakan untuk menampung kotoran ikan,” ujar seorang pedagang setempat, Lihin. Ia menjelakan, itu hanya bangkai ikan tapi kalau masalah air siraman ikan tetap mengalir dijalan, sehingga tidak heran air menggenai jalan. Begitu juga saluran drainase yang tidak berjalan maksimal karena tertutup oleh sampah plastik dan sisikan sirip ikan \"Ya mau gimana. Masa iya air siraman ikan ini kami tampung pakai bak sudah tidak mungkin. Yang perlu dibenahi itu saluran drainasenya. Sebab saluran yang ada tidak optimal, sehingga air siraman ikan ditambah air hujan menggenangi jalan ini yang membuat becek dan kumuh,\"terangnya. Sementara itu, Lurah Pasar Madang, Isman Hadi mengaku, tidak mengatahui secara pasti berapa besaran retribusi yang ditarik oleh petugas kebersihan setiap lapaknya. Sebab, kalau tidak salah dahulu tidak sampai seribu per lapak. \"Kalau tidak salah mereka ditarik, tapi besaranya saya kurang tahu sebab yang mengelola masalah kebersihan adalah petugas Sokli,\"terangnya. Ketika disinggung masalah jorok, pria murah senyum ini mengatakan, sudah hal biasa jika di TPI jorok dan semraut, terlebih para pedagang di daerah itu kurang perduli terhadap kebersihan meski setiap saat diingatkan. \"Pedagang itu bandel. Sudah kita ingatkan tapi masih saja begitu. Ya mau gimana lagi namanya TPI pasti dikelilingi bau bangkai ikan. Kalau masalah teguran setiap saat kita lakukan,\"tutupnya.(zep)
Pedagang Cueki Teguran Lurah
Selasa 20-02-2018,18:46 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 25-05-2026,21:33 WIB
Catut Nama Kasi Pidsus, Kejari Tanggamus Minta Warga Abaikan Nomor WhatsApp Palsu
Senin 25-05-2026,21:07 WIB
Belasan Titik Jaringan PDAM Way Sekampung Rusak, Pengerjaan Drainase dan Jalan Jadi Pemicu
Senin 25-05-2026,21:02 WIB
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Pansus Berikan Catatan ke OPD
Senin 25-05-2026,20:48 WIB
Bupati Tanggamus Genjot Modernisasi Pertanian, Agus Supriyanto Diproyeksikan Jadi Penghubung Petani ke Pusat
Senin 25-05-2026,20:03 WIB
Bupati Pringsewu Terima Sapi Kurban Dari Presiden Prabowo Berbobot 1,1 Ton
Terkini
Selasa 26-05-2026,19:02 WIB
Berburu Rusa di Kawasan Hutan Lindung, Lima Pemburu Diamankan Tim Gabungan
Selasa 26-05-2026,13:31 WIB
Kejati Lampung Raih Predikat Terbaik Nasional, Sabet Penghargaan Kejati Tipe B Berprestasi
Selasa 26-05-2026,09:51 WIB
Kalapas Kotaagung Audiensi Dengan Bupati Tanggamus, Perkuat Sinergi Pembinaan dan Keamanan Lapas
Senin 25-05-2026,21:33 WIB
Catut Nama Kasi Pidsus, Kejari Tanggamus Minta Warga Abaikan Nomor WhatsApp Palsu
Senin 25-05-2026,21:07 WIB