KOTAAGUNGBARAT — Warga Pekon Kesugihan, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus meminta kepada pemerintah agar dapat membangun jembatan penghubung antara Pekon Kesugihan dengan Pekon Penanggungan. Pasalnya, belum adanya jembatan membuat petani di dua pekon tersebut kesulitan saat mengeluarkan hasil bumi mereka. Demikian disampaikan, Asmani salah seorang masyarakat setempat. Menurut Asmani, keinginan masyarakat agar jembatan tersebut dapat di bangun secara permanen sudah sejak lama, namun sampai sekarang belum juga menjadi kenyataan. \"Sudah lama kami mengharapkan pembangunannya, hanya saja belum ada realisasinya,\" terangnya, kemarin. Ia menjelaskan, jembatan yang sekarang ini masih jembatan biasa dan hanya bisa dilalui kenderaan roda dua, makanya waerga berharap jembatan ini dapat dibangun permanen. Sehingga kenderaan roda empat bisa masuk. \"Ya, kalau jembatan itu dibangun, maka petani akan lebih muda mengangkut hasil pertaniannya dan biaya yang di keluarkan juga sedikit rendah dibandingkan menggunakan roda dua,\" katanya. Sementara itu, Kepala Pekon Kesugiahan M. Saipi mengatakan, bahwa warga kedua pekon ini mengharapkan pembangunan jembatan permanen. Sebab, jembatan yang ada saat ini masih jembatan biasa dan tida bisa di laluli kenderaan. Padahal, jembatan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama para petani, karena melalui jembatan inilah petani mengangkut hasil pertanian mereka. Untuk mendapatkan bantuan pembangunan tersebut, lanjut dia, pihaknya sudah mengajukannya kepada dinas instansi terkait, namun belum juga ada realisasinya. \"Kedepan, kami berharap kepada Pemkab Tanggamus melalui Dinas Instansi terkait agar dapat mengupayakan pembangunan jembatan tersebut. Sehingga petani di dua pekon tersebut tidak kesulitan lalgi dalam mengangkut hasil pertanian dengan begitu roda perekonomian masyarakat setempat dapat meningkat,\" pungkasnya.(Uji)
Warga Harapkan Pembangunan Jembatan
Selasa 27-02-2018,16:59 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,22:41 WIB
Tanggamus Bidik Investasi Hijau Korea, Limbah Kopi dan Serabut Kelapa Siap Diolah Bernilai Ekonomi
Sabtu 25-07-2026,11:46 WIB
Londo Ireng, Etika Kekuasaan, dan Martabat Negara Hukum
Jumat 24-07-2026,18:06 WIB
Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri di Pringsewu, 17 Adegan Ungkap Motif Penolakan Rujuk
Jumat 24-07-2026,21:53 WIB
Korban Dugaan Keracunan Bubur di Wonosobo Bertambah Jadi 96 Orang, Seluruh Pasien dalam Kondisi Stabil
Jumat 24-07-2026,22:08 WIB
Putri AKP Anumerta Lusiyanto Resmi Jadi Perwira Polri, Ipda Sabila Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat
Terkini
Sabtu 25-07-2026,11:46 WIB
Londo Ireng, Etika Kekuasaan, dan Martabat Negara Hukum
Jumat 24-07-2026,22:41 WIB
Tanggamus Bidik Investasi Hijau Korea, Limbah Kopi dan Serabut Kelapa Siap Diolah Bernilai Ekonomi
Jumat 24-07-2026,22:08 WIB
Putri AKP Anumerta Lusiyanto Resmi Jadi Perwira Polri, Ipda Sabila Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat
Jumat 24-07-2026,21:53 WIB
Korban Dugaan Keracunan Bubur di Wonosobo Bertambah Jadi 96 Orang, Seluruh Pasien dalam Kondisi Stabil
Jumat 24-07-2026,18:06 WIB