PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) siap mendukung setiap usaha-usaha yang akan meningkat kualitas ketahanan pangan di Kabupaten Pringsewu. \"Sebagaimana Deklarasi kedaulatan pangan yang akan dilaksanakan pada hari ini oleh DPW Serikat Petani Indonesia (SPI) Lampung. Kami akan lakukan usaha pengawalan dan pendampingan kegiatan dalam mewujudkan kesejahteraan petani di kabupaten Pringsewu, sebagai mana perwujudan Pringsewu Bersahaja,\" ungkapan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu Pringsewu, Siti Litawati saat membacakan sambutan tertulis Bupati Pringsewu pada acara Deklarasi Kawasan Daulatan Pangan yang digelar DPW SPI Lampung di dusun Jatirenggo, pekon Waluyojati, Sabtu (31/10/20). Acara Deklarasi kedaulatan Pangan yang dihadiri kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu, Debi Hardian , Kepala Pekon Waluyojati, Gunawan, Para Kelompok Tani dan kelompok Tani Wanita (KWT) dari perwakilan Pringsewu, Tanggamus dan Pesawaran. Menurut Siti Litawati, bahwa permasalahan utama pengembangan Pertanian di Kabupaten Pringsewu adalah pola tanam yang belum optimal salah satunya disebabkan keterbatasan ketersediaan air irigasi. \"Saat musim hujan pola tanam dapat dilaksanakan dengan baik, namun saat kemarau air sangat terbatas. Sehingga, tidak bisa mencukupi kebutuhan budidaya, \"kata dia. Selain itu, Lanjut Siti Litawati , dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkualitas, maka Pemkab Pringsewu terus berupaya meningkatkan produksi tanaman pangan dan hortikultura melalui intervensi program dan kegiatan bidang pertanian. Kemudian penyediaan sarana infrastruktur pendukung seperti pengembangan bendungan way gatel, serta melalui regulasi Perda kabupaten Pringsewu nomor 6 tahun 2015 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. \"Untuk itu, usaha tersebut juga perlu mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder masyarakat, LSM, serta aparatur pemerintah pekon. Sehingganya, dapat berjalan sinergi dan menguntungkan,\" ucap dia. Sementara itu, Ketua DPW SPI Lampung, Muhlasin mengatakan bahwa Deklarasi Kawasan Daulatan Pangan tujuan bagaimana membuat wilayah tidak lagi include dari luar. \"Jadi, Maksud disitu ketersediaan seperti membuat pupuk, pakan ikan dan benih sendiri secara mandiri supaya petani itu berdaulat. Sebenarnya ini kita mau canter secara nasional program pak Jokowi Foodestit salah satu kawasan deklarasi di Lampung yang dibuat di dusun Jatirenggo pekon Waluyojati dan didusun Pelayangan pekon Pujodadi kecamatan Pardasuka. Bahkan sekarang sudah pada antusias semua nantinya bakal banyak yang terlibat, \"kata dia. Dijelaskan dia, bahwa demplot yang sedang dilakukan dikawasan kedaulatan pangan yakni Padi Organik, dan ikan organik. \"Kita mulai musim tanam besok padi organik. Dan ikan organik Argoelogi dari teman-teman kita disini sudah pakai semua arzola,\"pungkasnya. (Mul)
Pola Tanam Jadi Problem Pertanian Pringsewu
Senin 02-11-2020,07:33 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-11-2026,20:38 WIB
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi dan Ditangkap di Tangerang
Minggu 08-11-2026,16:11 WIB
Bedah Buku Islam dan Sosialisme, PKB Tanggamus Dorong Politik Berbasis Gagasan dan Keberpihakan Rakyat
Minggu 08-11-2026,20:52 WIB
Gerebek Lokasi yang Diduga Sarang Narkoba di Wonosobo, Polisi Sita 58 Paket Sabu dan 4 Pil Ekstasi
Minggu 08-11-2026,06:00 WIB
Polres Tanggamus Siapkan Operasi Besar-besaran Knalpot Brong
Minggu 08-11-2026,17:00 WIB
KNPI Tanggamus Dorong Pemuda Perkuat Gagasan Lewat Diskusi dan Bedah Buku
Terkini
Minggu 08-11-2026,20:52 WIB
Gerebek Lokasi yang Diduga Sarang Narkoba di Wonosobo, Polisi Sita 58 Paket Sabu dan 4 Pil Ekstasi
Minggu 08-11-2026,20:38 WIB
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi dan Ditangkap di Tangerang
Minggu 08-11-2026,17:00 WIB
KNPI Tanggamus Dorong Pemuda Perkuat Gagasan Lewat Diskusi dan Bedah Buku
Minggu 08-11-2026,16:11 WIB
Bedah Buku Islam dan Sosialisme, PKB Tanggamus Dorong Politik Berbasis Gagasan dan Keberpihakan Rakyat
Minggu 08-11-2026,06:00 WIB