KOTAAGUNG - Harga Emas 24 karat di Pasar tradisional Kotaagung mengalami penurunan dari sebelumnya Rp900.000 per gram dan sekarang menjadi Rp800.000 per gram. Yanti, salah satu pedagang Emas di pasar Tradisional Kotaagung mengatakan, faktor utama penyebab turunya harga emas di pengaruhi oleh naik turunnya nilai tukar mata uang Dolar dan perdagangan pasar dunia. \"Iya kalau nilai tukar mata uang Dolar dan perdagangan pasar dunia itu naik pasti harga Emas ikutan naik, namun hal itu berlaku juga untuk sebaliknya,\" katanya, Selasa (16/2). Ia mengaku bahwa pada periode Januari-Maret Tahun 2020 lalu harga Emas 24 karat masih stabil di angka Rp500.000 per gramnya. Setelah itu harga Emas terus naik secara signifikan. \"Waktu itu naik hingga tembus di harga Rp900.000 per gram di akhir Tahun 2020 lalu, namun sekarang dari bulan Januari hingga Februari Tahun 2021 ini sudah turun menjadi Rp800.000 per gramnya\" ungkapnya. Sementara itu, Salamah salah satu pembeli mengaku memanfaatkan momen turunnya harga emas tersebut sebagai sarana untuk berinvestasi\" Saya sih beli Emas ini untuk sekedar jaga-jaga saja kalau butuh ya saya jual, tapi nanti kalau pas saya jual namun harganya lagi naik ya alhamdulillah berarti sudah rezeki saya,\" bebernya. (Cr1/Uji)
Harga Emas 24 Karat di Kotaagung Turun
Rabu 17-02-2021,08:31 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 21-10-2026,21:09 WIB
Polemik Pilkakon Bandung Baru Barat, Ratusan Warga Datangi Pemkab-DPRD Pringsewu
Rabu 21-10-2026,20:56 WIB
Hasil Audit AUTJ di Tangan Bupati, Elemen Masyarakat Desak DPRD Tanggamus Bertindak
Rabu 21-10-2026,16:47 WIB
Kejari Tanggamus Terima Titipan Rp2,23 Miliar Perkara Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Rabu 21-10-2026,17:35 WIB
Informasi Layanan Publik RSUD Batin Mangunang Jadi Sorotan Ombudsman
Rabu 21-10-2026,21:10 WIB
Warga Wates Keluhkan Balap Liar dan Antrean Solar, Kapolres Pringsewu Siapkan Langkah Penanganan
Terkini
Kamis 22-10-2026,10:46 WIB
Hebat! Realisasi Investasi Tanggamus Tahun 2026 Capai Rp1,156 Triliun
Rabu 21-10-2026,21:10 WIB
Warga Wates Keluhkan Balap Liar dan Antrean Solar, Kapolres Pringsewu Siapkan Langkah Penanganan
Rabu 21-10-2026,21:09 WIB
Polemik Pilkakon Bandung Baru Barat, Ratusan Warga Datangi Pemkab-DPRD Pringsewu
Rabu 21-10-2026,20:56 WIB
Hasil Audit AUTJ di Tangan Bupati, Elemen Masyarakat Desak DPRD Tanggamus Bertindak
Rabu 21-10-2026,20:01 WIB