Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

SEMAKA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tanggamus, Selasa Malam (3/4), membuat puluhan hektar padi siap panen terendam banjir. Sejumlah petani terancam gagal panen dan merugi hingga puluhan juta rupiah. Puluhan hektar sawah yang terendam berada di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka. Di lokasi ini, sejumlah tanaman padi terendam hampir sepenuhnya. Akibatnya tanaman padi yang sudah menguning terancam membusuk dan tidak bisa dipanen. Sarti, salah satu petani mengaku, banjir merendam hampir seluruh padi miliknya. Padahal tidak lama lagi, padinya tersebut sudah memasuki masa panen. Iapun hanya bisa pasrah dan terpaksa mengalami gagal panen.\"Kalau seperti ini pastinya gagal panen mas, karena padi jadi busuk, padahal tidak lama lagi mau saya panen,\" paparnya. Ia mengaku, banjir merendam padinya sejak Selasa malam. Hujan deras selama semalaman membuat sawah miliknya seperti lautan. Ia mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.\"Ini mulai terendam Selasa malam, pagi tadi saya lihat air semakin banyak,\" ujarnya. Sarman salah satu petani di Pekon Karanganyar, Kecamatan Wonosobo mengungkapkan, banjir juga merendam sejumlah tanaman padi di wilayahnya.\" Hujan semalam membuat Sungai Waysemaka meluap dan mengakibatkan sawah kami terancam gagal panen,\" ucapnya. Sementara itu, Kepala Sidodadi, Wasikun menjelaskan, banjir mulai menyambangi pekon yang dipimpinnya itu pada Selasa. Dimana memang sebelumnya hujan begitu lebat dari mulai sore hari. Alhasil, sungai setempat meluap. Akibatnya puluhan hektare sawah yang siap panen terendam banjir, dan diperkirakan akan gagal panen lantaran terendam air setinggi lutut orang dewasa. Selain merendam area persawahan, banjir juga merangsak masuk rumah warga. \"Saya bersama warga lainnya dari semalam terus berjaga-jaga. Takut ada banjir susulan. Sebab, hujan semalam tidak hanya merendam sawah, namun pemukiman warga juga ikut terendam,\" pungkasnya.(ark)

Sumber: