Bantuan Tunggu Assessment, BPBD Fokus Penanganan Akses Vital

Bantuan Tunggu Assessment, BPBD Fokus Penanganan Akses Vital

Jembatan Sementara: Uspika Kecamatan Kelumbayan membangun jembatan sementara penghubung empat pekon di Kecamatan setempat, setelah sebelumnya jembatan darurat putus akibat banjir. Foto ist kecamatan --

 

RADARTANGGAMUS.CO.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, akan segera mengambil tindakan terkait dengan musibah banjir dan putusnya jembatan di Kecamatan Kelumbayan.

Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, mengatakan bahwa, Pemkab Tanggamus secepatnya akan mengambil tindakan terkait dengan musibah banjir yang terjadi baik di Kecamatan Cukuh Balak, Limau dan Kelumbayan.

"Saya sudah meminta Pak Wakil kesana, karena tadi saya ada acara Maulid Nabi dan itu sangat sakral, disana masalahnya sakral juga, sehingga dibagi Wabup kesana, kita akan mengambil tindakan apa yang harus kita ambil disana,"kata Bupati, Senin 8 September 2025.

BACA JUGA:Cuaca Mendukung, Besok Akes Limau-Cukuh Balak Dapat Dilalui

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Disos) Tanggamus, Hardasyah, mengatakan, bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang baik di Kecamatan Kelumbayan maupun Cukuh Balak belum dapat disalurkan.

Hal itu menurut Hardasyah, masih menunggu hasil assessment dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hasil assessment tersebut, menjadi acuan Disos untuk menyalurkan bantuan bahan pokok serta lainnya.

"Kita masih menunggu assessment dari BPBD, berapa bantuan yang akan disalurkan sesuai dengan jumlah warga yang terdampak dan membutuhkan bantuan,"ujarnya.

BACA JUGA:Akses Kecamatan di Tanggamus Lumpuh Ratusan Rumah Terdampak Banjir

Hardasyah juga mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD Tanggamus terkait hal tersebut, namun sejauh ini fokusnya masih melakukan penanganan terkait dengan objek objek vital seperti jalan dan jembatan yang terdampak akibat banjir.

"Insyallah dalam waktu dekat ini, hasil assessment itu keluar bantuan akan segera disalurkan, karena personil BPBD juga tengah fokus penanganan akses jalan yang tertimbun material longsor di Limau,"ujarnya.

Hal senada disampaikan, Kepala Pelaksana BPBD, Irvan Wahyudi, menerangkan bahwa hingga sampai saat ini, BPBD masih fokus melakukan penanganan dampak banjir yang mengakibatkan tertutup hingga putusnya ruas jalan maupun jembatan akibat longsor dan banjir.

BACA JUGA:Banjir dan Tanah Longsor di Kelumbayan, 4 Pekon Terisolir Ratusan Rumah Terdampak

Terbaru, lanjutnya, pihak BPBD telah melakukan penanganan badan jalan di Kecamatan Limau yang tertutup material longsor, dimana menurutnya, hal itu juga disampaikan oleh kakon dan masyarakat agar lebih dahulu melakukan penanganan akses vital terlebih dahulu.

Sumber: