Pramuka Lampung Siapkan Pelatihan AI dan Literasi Digital

Pramuka Lampung Siapkan Pelatihan AI dan Literasi Digital

--

BANDARLAMPUNG,RADARTANGGAMUS.CO.ID–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung sekaligus Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, saat membuka kegiatan Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 2026 tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung di SMA Negeri 1 Bandar Lampung, Kamis (4/6/2026).

Jihan mengatakan, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Pramuka menjadi wadah yang relevan untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, Pramuka hadir sebagai sarana pembentukan karakter dan pengendali agar teknologi digunakan secara bijak dan produktif,” ujarnya.

BACA JUGA:Jihan Nurlela: Pramuka Harus Jadi Motor Ketahanan Pangan dan Perangi Narkoba

BACA JUGA:Apel Besar Hari Pramuka Ke 64 di Tanggamus, Bupati Tekankan Peran Pramuka Dukung Ketahanan Bangsa

Menurutnya, kegiatan kepramukaan mampu menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan generasi muda terhadap gawai dan media digital.

Melalui berbagai aktivitas lapangan dan organisasi, anggota Pramuka dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja sama, menyelesaikan masalah, serta membangun ketahanan mental dan rasa percaya diri.

Jihan menegaskan bahwa pembangunan Lampung membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, generasi muda yang dibina melalui Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain menjadi ajang perlombaan, Ambacata Grantha Fest 2026 juga dinilai sebagai sarana memperkuat keterampilan, karakter, dan persaudaraan antar pelajar dari berbagai daerah di Lampung.

Dalam kesempatan itu, Jihan mengungkapkan rencana Kwarda Pramuka Lampung untuk mengembangkan pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), literasi digital, dan berbagai program adaptasi teknologi bagi anggota Pramuka.

“Kita ingin anak-anak muda lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Gadget yang dimiliki tidak hanya digunakan untuk media sosial, tetapi juga untuk kegiatan yang produktif dan meningkatkan kapasitas diri,” katanya.

Ia juga mengajak lebih banyak pelajar bergabung dalam Gerakan Pramuka karena dinilai mampu membentuk karakter, kemandirian, serta memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Jihan berharap Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 2026 dapat menjadi contoh kolaborasi antara semangat kepramukaan, kreativitas, inovasi, dan penguasaan teknologi yang selaras dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Sumber: