Kapolres Pringsewu Dorong SPKT Beralih ke Sistem Digital
--
PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID – Kapolres Pringsewu, AKBP Dadi Perdana Putra mendorong transformasi pelayanan publik di lingkungan Polres Pringsewu melalui digitalisasi sistem pelayanan.
Langkah tersebut diawali dengan pengecekan langsung sarana dan prasarana di Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pringsewu, Rabu (12/8/2026).
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Wakapolres Pringsewu Kompol Samsuri dan sejumlah pejabat utama. Pengecekan dilakukan untuk memastikan fasilitas pelayanan mampu menunjang kebutuhan masyarakat secara cepat, mudah, nyaman, transparan dan responsif.
BACA JUGA:Turun Ke Desa, Kapolres Pringsewu Ajak Warga Perkuat Kamtibmas
BACA JUGA:Perangi Judi Online, Kapolres Pringsewu Periksa Ponsel Seluruh Personel
Dari hasil pengecekan, sejumlah sarana dan prasarana SPKT masih memiliki keterbatasan. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan fasilitas yang perlu dibenahi dan diprioritaskan.
AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan, peningkatan pelayanan masyarakat tidak hanya membutuhkan pembenahan fasilitas, tetapi juga perubahan pola kerja yang menyesuaikan perkembangan teknologi.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni pengembangan Command Center sebagai pusat pemantauan dan pengelolaan informasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat pemantauan situasi, memperkuat koordinasi antarunit dan mendukung pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang terintegrasi.
Polres Pringsewu juga akan membenahi mekanisme pelayanan yang masih dilakukan secara manual. Secara bertahap, proses pencatatan, pengarsipan, pemantauan dan pengelolaan informasi diarahkan ke sistem digital.
Transformasi tersebut diharapkan membuat pelayanan lebih efektif dan efisien sekaligus memberikan kepastian informasi serta alur pelayanan yang lebih jelas bagi masyarakat.
Kapolres menegaskan, penggunaan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas personel. Kecepatan merespons laporan, kemampuan memberikan informasi yang akurat, kedisiplinan dan sikap humanis menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.
“Pelayanan kepada masyarakat harus terus kita tingkatkan. Keterbatasan sarana bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apa yang harus kita benahi dan prioritaskan,” ujar Dadi.
Menurutnya, evaluasi pelayanan publik akan dilakukan secara berkelanjutan. Sarana yang telah tersedia akan dioptimalkan, sementara berbagai kekurangan menjadi dasar pembenahan ke depan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen awal AKBP Dadi Perdana Putra untuk membangun pelayanan kepolisian yang lebih modern, transparan, profesional dan mudah diakses masyarakat.
Sumber:
