Maulid Nabi, Bupati Pringsewu Minta ASN Utamakan Integritas dan Pelayanan Publik

Maulid Nabi, Bupati Pringsewu Minta ASN Utamakan Integritas dan Pelayanan Publik

--

PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID— Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pringsewu menjadikan akhlak dan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Riyanto saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Darussalam, Kompleks Perkantoran Pemkab Pringsewu, Senin (31/8/2026).

Riyanto berharap ASN Pringsewu mampu menjadi insan birokrasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, serta memiliki akhlak yang baik.

Menurutnya, jabatan yang diemban ASN harus menjadi sarana untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan menjadi alat untuk menunjukkan kekuasaan atau keangkuhan.

BACA JUGA:Bupati Pringsewu Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Haul KH. Abdullah Sayuti

BACA JUGA:Bakar Sampah Ditinggal, Rumah Warga Margodadi Pringsewu Ludes Terbakar

“Menjadi ASN bukanlah sekadar rutinitas administratif pukul delapan hingga empat sore, bukan pula sekadar menggugurkan kewajiban birokratis,” kata Riyanto.

Ia menilai profesi ASN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, pelayanan harus dilakukan dengan tulus, cepat dan penuh empati.

Riyanto mencontohkan pelayanan kepada masyarakat dengan senyum, menyelesaikan urusan warga secara cepat, serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan sebagai bentuk penerapan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengatakan tema Maulid Nabi tahun ini, “Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW untuk Kehidupan Sehari-hari dan Kedamaian Hati”, relevan dengan tugas ASN yang memiliki amanah melayani masyarakat.

Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan teladan dalam kejujuran, amanah, kecerdasan dan penyampaian kebenaran. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus diterapkan dalam etos kerja aparatur pemerintah.

“Nilai-nilai luhur inilah yang harus menjelma menjadi ruh dalam etos kerja kita sehari-hari, di mana kejujuran harus menjadi fondasi utama, amanah menjadi pegangan kokoh, kesabaran harus dikedepankan, dan keadilan menjadi mahkota dalam setiap pelayanan yang kita berikan,” ujarnya.

Riyanto juga mengingatkan bahwa ketenangan hidup tidak ditentukan oleh harta, jabatan maupun popularitas. Menurutnya, ketenangan hati berkaitan dengan kedekatan kepada Allah SWT, keikhlasan serta kebersihan hati dari rasa dengki terhadap sesama.

Ia mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus membangun birokrasi yang bersih, profesional, humanis dan berintegritas.

Sumber:

Berita Terkait