Pemkab Pringsewu Perkuat Pengendalian Internal, Target Maturitas SPIP Naik

Pemkab Pringsewu Perkuat Pengendalian Internal, Target Maturitas SPIP Naik

--

PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID— Pemerintah Kabupaten Pringsewu memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan manajemen risiko sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan SPIP Terintegrasi dan Manajemen Risiko Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan penguatan pengendalian internal tidak boleh hanya menjadi formalitas atau dibebankan kepada Inspektorat. Menurutnya, penerapan pengendalian internal harus menjadi kesadaran setiap perangkat daerah.

BACA JUGA:Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Beras, 55.048 Keluarga Jadi Penerima

BACA JUGA:Pemkab Pringsewu Kembali Buka Magang ke Jepang, 172 Peserta Ikuti Seleksi

“Kehadiran tim dari BPKP ini menjadi dorongan kuat bagi kami untuk terus mengoptimalkan penerapan Maturitas SPIP di lingkungan Pemkab Pringsewu,” kata Riyanto saat membuka kegiatan.

Ia menilai perencanaan yang matang dan pengendalian internal yang baik menjadi fondasi dalam memastikan efisiensi dan efektivitas pemerintahan, keandalan laporan keuangan, pengamanan aset daerah serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Karena itu, Riyanto meminta seluruh kepala perangkat daerah mengikuti pembinaan tersebut secara serius dan segera melakukan perbaikan terhadap berbagai aspek yang masih menjadi catatan.

“Kita harapkan mampu mendongkrak nilai maturitas penyelenggaraan SPIP, Indeks Manajemen Risiko (MRI), serta Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Kabupaten Pringsewu ke tingkat yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan mengatakan Kabupaten Pringsewu menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan untuk meningkatkan kapabilitas pengendalian internal.

Ia menyebut target peningkatan tersebut setidaknya mencapai level 3. Jika target itu dapat dicapai, Pringsewu diharapkan dapat menjadi salah satu barometer penerapan pengendalian internal bagi kabupaten dan kota lainnya..

Sumber: