METRO,RADARTANGGAMUS.CO.ID– Kenaikan harga daging sapi pasca Hari Raya Iduladha berdampak langsung terhadap penjualan pedagang di Kota Metro. Harga daging yang kini mencapai Rp140 ribu hingga Rp145 ribu per kilogram membuat daya beli masyarakat menurun.
Salah seorang pedagang daging sapi di Kompleks Pasar Kopindo eks Terminal Kota Metro, David Arvani, mengatakan penjualan daging mengalami penurunan signifikan sejak harga naik.
"Sebelumnya kami bisa menjual lebih dari 50 kilogram per hari. Sekarang paling banyak hanya 15 sampai 20 kilogram," kata David, Kamis (25/6/2026).
BACA JUGA:Inflasi Lampung Naik, Gubernur Mirza Warning OPD Fokus Stabilitas Harga dan Antisipasi El Nino
BACA JUGA:Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Harga Gabah Bisa Tembus Rp8.500/Kg
Menurutnya, banyak konsumen mengurungkan niat membeli setelah mengetahui harga daging mengalami kenaikan. Kondisi tersebut juga membuat sejumlah pedagang memilih menghentikan sementara aktivitas berjualan.
"Hampir semua pedagang mengeluh. Banyak yang memilih libur dulu karena pembeli sepi," ujarnya.
David menjelaskan, sebelum mengalami kenaikan, harga daging sapi berkisar Rp125 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram. Kini harga meningkat sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram.
Ia menilai kenaikan harga dipicu meningkatnya harga pasokan dari rumah pemotongan hewan maupun distributor.
Sebagai pedagang, David berharap harga daging segera kembali stabil agar daya beli masyarakat pulih dan aktivitas perdagangan kembali normal.
"Harapan kami harga bisa kembali seperti sebelumnya sehingga pembeli kembali ramai dan pasokan juga lancar," katanya.