WONOSOBO — Sejumlah masyarakat, khususnya para petani di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, mengharapkan adanya peningkatan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 1 Kilometer (Km). Pasalnya, saat ini kondisi jalan tersebut sudah mulai mengalami kerusakan. Padahal jalan itu merupakan urat nadi mereka untuk mengangkut hasil panen dari areal persawahan setempat. Pantauan Radar Tanggamus, terlihat kondisi jalan menuju areal persawahan masih berupa onderlagh dan sudah mengalami kerusakan. Bahkan, setengah badan jalan sudah tertutup rumput. Kondisi jalan yang seperti itu membuat para petani kesulitan dalam mengeluarkan hasil buminya. Terlebih, jika di musim penghujan. Sebab, kondisi jalan yang berupa onderlagh tersebut menjadi licin. \"Kalau diguyur hujan jalan ini licin, jadi kami kesulitan saat mengeluarkan hasil bumi. Kami berharap kondisi jalan ini bisa lebih diperhatikan secara serius oleh pemerintah,\" kata Marni, salah seorang petani di pekon setempat. Sementara itu, Kepala Pekon Dadimulyo Siswanto mengaku, sudah sering mengupayakan agar jalan tersebut dapat dibangun yakni dengan menyampaikan usulan pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Selain itu, pihaknya juga sudah mengusulkannya ke dinas terkait.\"Saya juga sudah mengajukan proposal ke dinas terkait. Tapi sampai sekarang belum direalisasikan,\" ungkapnya. Ia berharap agar jalan usaha tani di pekon setempat dapat dilakukan peningkatan menjadi jalan lapen. Sebab, jika tidak dilakukan peningkatan dikhawatirkan kerusakan jalan akan semakin parah dan dapat menghambat petani dalam mengeluarkan hasil buminya. “Ya, saya berharap agar jalan usaha tani ini bisa segera dibangun. Karena Swasembada pangan merupakan program pemerintah daerah yang harus kita gencarkan secara bersama,” pungkasnya.(uji)
Harapkan Peningkatan Jalan Usaha Tani
Selasa 27-03-2018,10:35 WIB
Editor : Redaksi
Kategori :