Miris! Hitungan Detik Dari Komplek Pemda, Jalan Ini Tak Kunjung Diperbaiki

Miris! Hitungan Detik Dari Komplek Pemda, Jalan Ini Tak Kunjung Diperbaiki

Akses penghubung antar pekon dan juga komplek Pemda Tanggamus di Pekon Talang Rejo ancam pengguna jalan hingga saat ini belum ada langkah perbaikan dari dinas terkait. Foto Hanibal Batman --

 

RADARTANGGAMUS.CO.ID--Pihak pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur menyayangkan Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkesan tutup mata terkait dengan penanganan dan perbaikan jalan Mangkubumi.

Kepala Pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur Helmi mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyayangkan hingga sampai saat ini akses penghubung pekon tersebut belum juga diperbaiki.

Sementara menurutnya, akses yang mengalami kerusakan lantaran badan jalan yang terkikis akibat longsor itu telah terjasi sejak pertengahan tahun lalu.

"Sudah lama sekali, lebih dari setahun akses jalan Mangkubumi tersebut terkikis hingga memakan badan jalan, akan tetapi tidak ada perhatian dari pihak terkait,"kata Helmi Senin 3 Juni 2024

Sementara itu, lanjutnya jalan Mangkubumi ini merupakan salah satu akses alternatif dari arah Kotaagung menuju komplek Pemda Kabupaten Tanggamus, selain jalan lintas barat.

"Akses yang longsor saat ini telah cukup parah, dan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak terjadi disekitar longsor dipasang rambu rambu,"terangnya.

Masih menurut kakon akses tersebut sering dilalui oleh siswa, masyarakat, dan pegawai Pemkab Tanggamus Lampung, karena waktu tempuh relatif singkat.

Selain waktu tempuh yang singkat, akses ini juga merupakan penghubung beberapa pekon ke arah Komplek Pemda Tanggamus Lampung. Masyarakat ataupun pegawai yang berasal dari Kecamatan Kotaagung Timur dan Kotaagung lebih memilih jalan tersebut.

"Jadi tidak hanya masyarakat Talangrejo saja yang kena imbasnya jika jalan ini putus akibat longsor, namun akses masyarakat di pekon lainnya juga terganggu,"kata Helmi.

Dari hasil pantauan longsor kian parah, akibatnya median badan jalan terkikis.

Terdapat rongga akibat kikisan air yang diamaternya terus melebar.

Bahu jalan juga menyempit, dan hanya tinggal menyisakan satu hingga setengah meter bahu jalan saja, namun bagian bawah aksesnya terus tergerus dan membahayakan pengguna jalan.

Lalu lalang kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati jika melintasi lantaran, sebagian bahu jalan tergerus.

Sumber: