Intensitas Hujan Tinggi, Dua Pekon di Wonosobo Kembali Tergenang

Intensitas Hujan Tinggi, Dua Pekon di Wonosobo Kembali Tergenang

--

RADARTANGGAMUS.CO.ID--Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, sejak Kamis (28/8/2025) sore hingga malam hari, menyebabkan debit air sungai kembali meningkat dan menggenangi pemukiman warga di dua pekon, yakni Pekon Soponyono dan Pekon Wayliwok.

Berdasarkan peninjauan dari Polsek Wonosobo, banjir mulai merendam rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB. Tercatat, sebanyak 97 rumah di Dusun 2 RT 05 Pekon Soponyono terendam dengan ketinggian air mencapai 40 cm atau setinggi lutut orang dewasa. 

Sementara di Pekon Wayliwok, 35 rumah tergenang dengan ketinggian air mencapai 70 cm atau setinggi paha orang dewasa.

Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, mengatakan, pihaknya telah melakukan patroli dialogis, monitoring, serta koordinasi dengan pemerintah pekon dan BPBD Tanggamus untuk penanganan lebih lanjut. 

BACA JUGA:Tanggap Darurat BPBD Tanggamus Terjunkan Puluhan Personel

BACA JUGA:Bupati Tanggamus Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan

“Sejauh ini air masih belum menunjukkan tanda-tanda surut karena hujan terus mengguyur wilayah Wonosobo. Warga kami imbau tetap waspada dan jika kondisi darurat agar segera mengungsi sementara waktu,”ujar  Iptu Tjasudin

Kapolsek menjelaskan, dari hasil analisa, faktor utama penyebab banjir adalah curah hujan berlebih yang membuat tanggul, drainase, serta daerah resapan tidak mampu menampung debit air. 

"Kondisi geografis Soponyono dan Wayliwok yang berada di dataran rendah serta dekat dengan tiga aliran sungai, yakni Way Ngarip, Way Liwok, dan Way Belimbing, juga memperparah luapan air," terang Tjasudin.

Kapolsek menyebut berdasarkan hasil koordinasi, BPBD Kabupaten Tanggamus telah menurunkan tim ke lokasi dengan membawa perahu karet untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan. 

Pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN agar dilakukan pemadaman sementara di rumah-rumah yang terendam air guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Hingga saat ini hujan masih mengguyur wilayah Wonosobo. Kerugian materi akibat banjir diperkirakan mencapai Rp130 juta, namun data resmi masih dalam pendataan pemerintah pekon dan instansi terkait," pungkasnya.

Sumber: