Tanggul Jebol di Pekon Banding Belum Diperbaiki, Warga Masih Siaga Banjir Susulan

BANDARNEGERISEMUONG - Tanggul jebol di Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) hingga kini belum diperbaiki. Kondisi tersebut membuat warga yang tinggal di bantaran sungai Way Semuong khawatir akan terjadinya banjir susulan. Pasalnya, beberapa hari belakangan ini wilayah kecamatan setempat diguyur hujan deras. \"Tanggulnya masih jebol, jadi kami masih khawatir, siaga banjir. Apalagi kondisi cuaca belakangan ini hujan terus, \" kata Mursin, salah seorang warga setempat. Ia mengaku, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, warga sudah mengantisipasi banjir susulan yakni dengan menaikan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi. \"Pokoknya kalau hujannya deras dan lihat debit sungai air semakin tinggi, kami langsung cepat-cepat naikin barang ke tempat yang lebih tinggi, supaya tidak terendam banjir, \" ungkapnya. Sementara itu, Kepala Pekon Banding Abu Sofyan menjelaskan, dalam kurun waktu dua bulan terakhir sudah dua kali tanggul sungai Way Semuong di Pekon Banding jebol diterjang banjir yakni pada 20 Januari dan 4 Maret lalu. \"Sudah dua kali tanggul ini jebol. Yang pertama jebol sudah dibangun tanggul darurat oleh BPBD. Nah, tanggul yang sekarang masih jebol ini adalah tanggul lama, bukan tanggul darurat yang baru dibangun BPBD, \" jelasnya. Ia mengaku, sudah menyampaikan kondisi tanggul tersebut ke Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Namun sayangnya, hingga kini kondisi tanggul masih dibiarkan jebol. \" Kita sudah sampaikan ke Pemkab, kata BPBD belum ada dananya untuk tanggap darurat. Jadi kita saat ini hanya bisa sabar dan pasrah aja, nunggu bantuan dari pemerintah, \" kata Abu Sofyan.(uji)
Sumber: