Demi Raih Adipura, Pekon Terbaya “Tebar” Tong Sampah

KOTAAGUNG—Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus untuk kembali meraih Piala Adipura mendapat dukungan dari Pemerintah Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung. Pekon yang dipimpin Pejabat (Pj) Endang Supriwinarsih ini memberikan bantuan 30 tong sampah yang nantinya akan ditempatkan di sepanjang Jalan Ir. Hi. Juanda terbaya. Juru Tulis Pekon Terbaya M Ali kepada Radar Tanggamus mengatakan, dalam penilaian Adipura tahun ini Pekon Terbaya adalah salah satu titik yang akan dinilai tim nantinya, baik disegi kebersihan, kerapihan dan keindahan. Bantuan 30 tong sampah ini rencananya akan di tempat ditrotoar jalan mulai dari jalan pertigaan Islamic Center hingga perbatasan Pekon Terbaya atau jembatan Way Tuba. \"Ya,bantuan 30 tong sampah ini sebagai pendukung program pemerintah untuk meraih piala Adipura,\"katanya. Ali melanjutkan, partisipasi pemerintah pekon dan masyarakat tersebut diharapkan akan menjadi pondasi awal untuk mendapatkan kembali piala adipura yang lima tahun sekali itu.\" Kami ingin menjadikan Kotaagung khususnya menjadi kota bersih dan indah melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat,\"terangnya. Menurutnya, setelah tong sampah ini tempatkan di lokasi yang dianggap setrategis maka diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan karena tongnya sudah disiapkan.\"Sampah didalam tong sampah itu setiap pagi akan langsung diangkut petugas kebersihan atau Sokli,\"jelasnya. Sementara itu Pj Kepala Pekon Terbaya Endang Supriwinarsih membenarkan adanya penyerahan bantuan 30 tong sampah sebagai pendukung dalam penilaian adipura. Menurutnya, bicara kebersihan tidak serta merta menjadi tanggungjawab pemerintah melainkan tanggungjawab bersama.\"Yang utama tentunya melibatkan masyarakat untuk ikut menciptakan budaya hidup bersih dan sehat, itu menjadi dasar yang kuat untuk meraih adipura,\"ujarnya. Lebih jauh ia menjelaskan, untuk meningkatkan nilai dalam program Adipura, diperlukan partisipasi aktif dari semua elemen. Oleh karenanya dibutuhkan partisipasi warga dalam mengelola kebersihan di lingkungan masing-masing. Sampah misalnya, dapat dikelola. Sampah plastik dan organik bisa dipisahkan.\"Bukan hanya ada penilaian ini tapi masalah kebersihan adalah tanggungjawab kita bersama, sehingga diharapkan kesadaran masyarakat akan kebersihan dapat meningkat,\"pungkasnya. (Zep)
Sumber: