Reses Anggota DPRD, Usulan Kelanjutan Jalan di Pematang Sawa Mengemuka
Usulan lanjutan pembangunan jalan mengemuka dalam reses yang dihadiri oleh Anggota DPRD Tanggamus Fraksi Partai Gerindra Zudarwansyah, Kamis 13 Maret 2026. Foto radartanggamus.co id--
RADARTANGGAMUS.CO.ID--Kelanjutan pembangunan pembukaan badan jalan penghubung pekon di wilayah selatan Pematang Sawa mengemuka, dalam reses anggota DPRD Tanggamus Zudarwansyah, di Pekon Tirom, Kecamatan Pematang Sawa, Kamis 13 Maret 2026.
Dominasi usulan yang disampaikan warga dalam reses tersebut, ialah mempertanyakan kelanjutan pembangunan pembukaan badan jalan menuju 9 pekon tersebut.
Hal itu wajar mengingat, akses tersebut sangat penting bagi masyarakat yang selama ini masih mengandalkan transportasi laut, dengan adany akses jalan maka sudah dapat dipastikan laju perekonomian masyarakat akan meningkat.
BACA JUGA:M. Rangga Putra Hakim: Saya Tidak Berjanji Untuk Sesuatu Yang Tidak Bisa Ditepati
Menanggapi usulan kelanjutan pembukaan jalan tersebut, Zudarwansyah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pembukaan jalan penghubung antara pekon tersebut.
"Saya akan terus berupaya dan telah menjadi komitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, terlebih menyentuh masyarakat luas, karena akses berkaitan erat dengan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,"katanya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra ini juga menyampaikan, jika akses penghubung sepanjang 50 kilometer tersebut dibuka, maka secara otomatis dampak positif yang akan dirasakan masyarakat.
BACA JUGA:Zudarwansyah Tegaskan Kawal Pembukaan Akses Way Nipah-Tampang Tua
"Mobilitas lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan akses pendidikan serta kesehatan juga lebih mudah," jelas Iwan Talo
Diketahui, pembukaan akses penghubung ke pekon Pesanguan, Pekon Teluk Berak, Pekon Karang Berak, Pekon Tirom, Pekon Way Asahan, Pekon Kaurgading, Pekon Martanda, Pekon Tampang Muda dan Pekon Tampang Tua tersebut, beberapa waktu telah berangsur dilakukan.
Hingga sampai saat ini, akses jalan yang baru saja dibuka hasil gotong royong sembilan pekon di tahun 2025 itu hanya dapat membuka akses 3.400 meter saja.
“Perjuangan ini kami mulai dari nol. Jalan yang sebelumnya hanya setapak, kami buka sedikit demi sedikit. Alhamdulillah sekarang badan jalan sudah tembus sampai ke Pedukuhan Pedamaran di Pekon Way Nipah,”kata Hamid beberapa waktu lalu.
Namun, upaya yang telah dilakukan oleh kakon dengan swadaya memanfatkan anggaran dana desa di tahun 2025 tersebut terancam terhenti tahun ini.
Sumber:
