Penderita Gangguan Jiwa Butuh Perhatian Dan Bantuan. Dewan Minta Pemkab Adil

Rabu 20-09-2023,18:15 WIB
Reporter : Zepta Heryadi
Editor : Zepta Heryadi

 

RADARTANGGAMUS.CO.ID-- Anggota  DPRD Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung memberikan perhatian penuh terhadap masyarakat yang menderita gangguan mental. 

Untuk itu, Anggota frasi PKB ini meminta pemkab tidak hanya terfokus bantuan ke masyarakat kurang mampu, namun terhadap warga yang mengalami keterbelakangan mental juga.

"Mereka juga butuh bantuan, jadi saya berharap penyerahan bantuan tidak hanya ke warga yang tidak mampu atau mengalami sakit, namun terhadap mereka juga,"katanya. 

Nuzul melanjutkan, pemerintah di tanggamus, Provinsi dan Pusat jika memberikan bantuan kepada warga kurang mampu jangan hanya dalam bentuk bantuan bedah rumah atau sembako saja. 

Namun bantuan kesehatan atau rehabilitas juga diperlukan."Bantuan juga harus tepat sasaran, jangan asal. Karena keadaan dan kondisi masyarakat itu berbeda,"ungkapnya. 

Ia mengaku masyarakat yang mengalami keterbelakangan mental atau gangguan jiwa sekarang ini membutuhkan bantuan berupa rehabilitasi.

“Orang yang mengalami gangguan kejiwaan juga perlu diperhatikan. Jadi bantuannya tidak harus berupa bedah rumah dan bantuan lainnya,”jelasnya. 

Ia menjelaskan, tentunya bantuan yang diberikan pemerintah selama ini seperti bedah rumah dan sosial bukan tidak tepat. 

Tepat hanya saja bantuan lainnya perlu diperhatikan karena bagaimana pun masyarakat yang mengalami gangguan jiwa pihak keluarganya berharap bisa sembuh.

"Pengobatannya butuh biaya yang bukan sedikit, jadi kalau ada program khusus dari pemerintah mengenai hal ini tentunya lebih terarah,"terangnya. 

Meski sekarang ini dalam hal pengobatan biaya sudah ditanggung pemerintah melalui dana BPJS tapi akan lebih epektif lagi jika ada bantuan  atau pos khusus bagi mereka yang menyandang kejiwaan. 

Dan anggaran itulah yang mendukung pihak keluarganya melakukan pengobatan secara medis dan paranormal.

"Tapi kalau bantuan dana langsung kan akan lebih baik, jadi pengobatan yang dilakukan tidak terpaku pada RS jiwa namun bisa menggunakan metode lain,"harapnya

lebih jauh mengatakan, untuk itu pemerintah dapat memperhatikan warga yang mengalami keterbelakangan mental dan gangguan jiwa.

Kategori :