Polisi Intensifkan Pengamanan Arus Balik Lebaran di Pringsewu

Polisi Intensifkan Pengamanan Arus Balik Lebaran di Pringsewu

Polisi Intensifkan Pengamanan Arus Balik Idul Fitri di Pringsewu--

PRINGSEWU,RADARTANGGAMUS.CO.ID – Memasuki arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah, Satuan Tugas Operasi Ketupat Krakatau 2025 Polres Pringsewu semakin mengintensifkan penjagaan dan patroli di jalur mudik. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang hendak kembali ke perantauan maupun yang masih menikmati libur Lebaran.

 

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menyampaikan bahwa personel kepolisian terus dikerahkan di titik-titik rawan kemacetan serta daerah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati di perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas.

 

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar arus balik berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Selain pengamanan jalur mudik, kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas,” ujar AKBP M. Yunnus pada Jumat (4/3/2025).

 

Satuan tugas, lanjut AKBP Yunnus, juga telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan, baik berupa informasi perjalanan, tempat istirahat, hingga layanan kesehatan.

 

Selain itu, Satgas Operasi Ketupat Krakatau 2025 juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait dalam mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi potensi kemacetan di jalur-jalur utama. Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk diterapkan secara situasional jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

 

"Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan melakukan langkah-langkah strategis apabila diperlukan, termasuk pengalihan arus untuk mengurai kepadatan lalu lintas," tambah Kapolres.

 

Tak hanya fokus pada kelancaran arus balik, kepolisian juga meningkatkan pengawasan terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencurian, penipuan, hingga aksi premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan pemudik. Penempatan personel di titik-titik rawan kejahatan serta patroli rutin di kawasan rest area dan terminal menjadi bagian dari strategi pengamanan ini.

 

Sumber: