RADARTANGGAMUS.CO.ID--Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi melantik lima Pengganti Antar Waktu (PAW) kepala pekon terpilih, salah satu diantaranya ialah Hadi Hariyanto.
Hadi Hariyanto yang berangkat dari profesi jurnalis tersebut kini mendapat amanah sebagai kakon di Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus.
Ia dilantik sebagai kakon Sinar Jawa oleh Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh bersamaan dengan empat kakon lainnya di ruang rapat utama Jumat 13 Februari 2026.
Hadi sapaan akrabnya, terpilih sebagai Kakon PAW lantaran hasil perhitungan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Pekon PAW Pekon Sinar Jawa, Hadi Hariyanto memperoleh suara terbanyak sebesar 45 suara dari Jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 56 mata pilih.
Kini, tugas besar berada dipundaknya, berbekal tugasnya sebagai jurnalis yang selama ini digeluti, ia diharapkan mampu memberikan perubahan di pekon yang ia pimpin.
Hadi Hariyanto menyadari betul hal tersebut, sehingga dalam keterangannya ia mengungkapkan bahwa rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan dirinya sebagai orang nomor satu di Pekon Sinar Jawa.
Sehingga tanggung jawab tersebut lanjutnya akan ia jawab dengan menjalankan tugasnya sebagai kepala pekon dengan penuh tanggungjawab.
"Terimakasih kepada semuanya, terutama, keluarga dan para sahabat saya. Ini merupakan tanggung jawab dan sebuah amanah yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,"kata Hadi Hariyanto, Sabtu 14 Februari 2026.
Ia menambahkan, berbekal pengalaman selama menjadi wartawan, dirinya tentu akan membuka diri membangun komunikasi dengan semua pihak.
Hal itu agar supaya sistem pemerintahan di pekon yang ia pimpin saat ini dapat berjalan dengan sebagai mana mestinya.
"Tentu langkah awal, kita akan mencari perangkat pekon yang telah mengundurkan diri, dengan mengutamakan warga asli Sinar Jawa, perangkat pekon sangat penting demi terwujudnya pelayanan kepada masyarakat,"tandasnya.
Bupati Tanggamus berharap para kepala pekon yang baru dilantik dapat segera beradaptasi serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pekon dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Kepala pekon adalah pejabat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, jangan segan-segan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada kami. Saya berpesan, jangan sampai ada anak yang putus sekolah karena kekurangan biaya, minimal harus SLTA,"kata bupati.