Ia menyampaikan, UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia, sehingga sudah sepatutnya upaya untuk memasyarakatkan UMKM harus didukung sebaik-baiknya.
Diungkapkan Adi, pertumbuhan UMKM di Kabupaten Pringsewu hingga saat ini mencapai 24.779 per-Oktober 2022, dan telah terbukti memberikan dampak positif bagi ketahanan ekonomi daerah maupun ekonomi masyarakat, serta mampu bangkit dalam menghadapi dampak pasca pandemi Covid-19 maupun inflasi tahun ini, yang mencapai 4 persen, berdasarkan data Bank Indonesia per-Mei 2023.
Salah satu bentuk dukungan Pemkab Pringsewu, lanjutnya, adalah dengan digelarnya Pringsewu Expo.
Ia berharap melalui Pringsewu Expo 2023, selain untuk memeriahkan HUT ke-14 Kabupaten Pringsewu, juga dapat mengembangkan UMKM maupun ekonomi kreatif, serta untuk mempromosikan produk-produk unggulan beserta potensi Kabupaten Pringsewu, yang diharapkan mampu bersaing, tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga internasional.
"Sekaligus untuk turut membudayakan semboyan Bela Beli Produk Pringsewu," ujarnya. (*)