Banjir dan Tanah Longsor di Kelumbayan, 4 Pekon Terisolir Ratusan Rumah Terdampak

Banjir dan Tanah Longsor di Kelumbayan, 4 Pekon Terisolir Ratusan Rumah Terdampak

Ratusan rumah warga di Kecamatan Kelumbayan terdampak banjir, banjir juga mengakibatkan jembatan darurat putus dan merendam pesawahan. Foto kecamatan --

 

RADARTANGGAMUS.CO.ID--Camat Kelumbayan Derius Putrawan bersama, Uspika dan Dinas Bina Marga Bina Kontruksi (BMBK) Lampung meninjau lokasi baniir dan jembatan darurat yang putus di Pekon Negeri, Sabtu 6 September 2025.

Derius mengatakan, terkait dengan jembatan darurat putus akibat banjir serta jalan longsor di Pegadungan, Pekon Susuk. 

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M Taufiqullah, menyampaikan akan mengupayakan perbaikan secepatnya.

Hal itu, disampaikan Kadis BMBK, menurut Camat, disela tinjauan langsungnya bersama Uspika Kelumbayan di titik banjir.


Camat Kelumbayan Derius Putrawan meninjau lokasi banjir dan tanah longsor --

Camat juga meminta kepada masyarakat untuk dapat bersabar, tidak hanya itu ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi saat ini.

"Untuk langkah awal, kami bersama uspika dan pekon akan mengupayakan solusi sementara untuk penyebrangan orang di sungai Way Negeri tersebut,"kata Derius, Sabtu 6 September 2025.

Derius berharap kepada Bupati Tanggamus melalui dinas terkait yakni BPBD dalam hal ini, agar dapat secepatnya menurunkan alat berat. Guna memperbaiki tanggul yang jebol.

"Tanggul jebol ada di Pekon Negeri, Pekon Susuk, dan Pekon Unggak, selain tanggul hendaknya normalisasi juga dilakukan di Pekon Negeri dan Pekon Susuk,"pintanya.

Akibat hujan yang mengguyur sejak Sabtu pagi hingga Sabtu malam, mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa titik Kecamatan Kelumbayan.


Ratusan rumah warga di Kecamatan Kelumbayan terdampak banjir. Foto kecamatan --

Longsor terjadi di ruas jalan Kiluan - Negeri Kelumbayan (Pegadungan) yang mengakibatkan jalan provinsi terputus, serta adanya pohon besar yg tumbang melintang di jalan.

Intensitas hujan yang tinggi juga mengakibatkan tiga sungai meluap hingga menggenani puluhan rumah, sungai yang meluap hingga mengenangi pemukiman warga dan pesawahan tersebut yakni, Way Negeri, Way Napal, dan Way Paku.

Sumber: