Nekat Serang Petugas, Anhar Terpaksa Ditembak

KOTAAGUNG--Tindakan Anhar benar-benar nekat, pria warga Pekon Way Gelang Kecamatan Kota Agung Barat itu nyaris melukai petugas kepolisian dengan senjata tajam saat akan ditangkap. Lantaran dianggap membahayakan, petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya. Anhar sendiri merupakan pengedar Sabu-sabu yang namanya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Proses penangkapan pria 39 tahun pada Rabu (8/1) pagi tersebut tergolong dramatis, pasalnya bermodalkan dua bilah pisau ia melakukan perlawanan kepada petugas yang hendak membekuknya. Bahkan sempat terjadi pergumulan, mengakibatkan seorang petugas terkena sabetan senjata tajam dibagian perut. Beruntung, petugas menggunakan pelindung badan. Dan pada akhirnya menghadiahi Anhar dengan timah panas. Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan mengungkapkan Anhar ditangkap saat berada di rumah salah satu DPO lain bernama Wari di Pekon Way Gelang Kota Agung Barat. \"Anhar berhasil ditangkap saat berada di rumah DPO Wari sekitar pukul.10.00.Wib,\" ungkap Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto. Menurut AKP Hendra Gunawan, dalam penangkapan tersangka pihaknya melakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kirinya, sebab tersangka sangat agresif hingga melakukan penusukan terhadap anggotanya. \"Saat hendak ditangkap, Anhar sedang bersama DPO Wari. Saat petugas datang, Wari kabur melalui pintu belakang. Namun Anhar bermodalkan dua pisau melakukan perlawanan hingga membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,\" bebernya. Lanjutnya, dari penangkapan tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan 7 plastik klip berisi Narkotika jenis sabu berat bruto 1,63 gram. Lalu uang tunai diduga hasil penjualan narkoba sebesar Rp. 1 juta, handphone, kotak rokok, plastik kecil transparan dan 2 senjata tajam jenis pisau. \"Barang bukti tersebut diamankan berada di dalam tas yang dibawa oleh tersangka Anhar,\" ujarnya. Hendra menjelaskan, penetapan DPO terhadap Anhar didasarkan hasil pengembangan perkara Narkoba Sabu di Pekon Kota Batu Kecamatan Kota Agung pada tanggal 2 Desember 2019 dengan tersangka bernama Aroni Arawansyah alias Baduy (40) warga Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus dengan barang bukti 5 klip Sabu. \"Tersangka Aroni alias Baduy ditangkap pada Sabtu, 2 Desember 2019 lalu sekitar pukul 14.45 Wib, di rumah kontrakan di Pekon Kota Batu. Berdasarkan pengakuannya sabu tersebut didapatkan dari Anhar,\" terangnya. Setelah dilakukan pengobatan di RSUD Kota Agung, saat ini tersangka Anhar berikut barang bukti diamankan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut dan rekannya bernama Wari masih dilakukan pengejaran. \"Atas perbuatannya, tersangka Anhar dijerat pasal 112 junto 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal 5 tahun penjara,\" pungkas Hendra. (ral)
Sumber: