Menata Unila: Berakar, Mandiri, Berdampak & Mendunia

Menata Unila: Berakar, Mandiri, Berdampak & Mendunia

--

 

Membangun Sistem, Bukan Sekadar Program

Transformasi Unila tidak mungkin selesai dalam satu tahun. Tahun pertama harus menjadi fase diagnosis dan konsolidasi. Data dibangun, potensi dipetakan, SDM dipetakan, riset diperkuat, aset ditata, dan tata kelola diperbaiki.

 

Setelah itu, kekuatan yang ada harus mulai dihubungkan. Riset, mahasiswa, dosen, mitra, aset, dan program harus bekerja dalam ekosistem yang lebih terintegrasi.

 

Tahap berikutnya adalah memperluas inovasi, hilirisasi, teaching factory, living laboratory, layanan profesional, dan program global.

Pada akhirnya, semua model yang berhasil harus menjadi sistem kelembagaan.

 

Bagi saya, warisan kepemimpinan bukan banyaknya program yang memakai nama pemimpin, melainkan sistem yang tetap bekerja setelah pemimpinnya selesai menjabat.

 

Jika Amanah Itu Diberikan

Jika suatu hari amanah itu dipercayakan kepada saya, saya tidak ingin membangun Unila yang bergantung kepada seorang rektor.

 

Saya ingin membantu membangun sistem yang membuat ribuan orang hebat di dalamnya dapat bekerja lebih baik, lebih terhubung, dan lebih berdampak.

Sumber: