Menata Unila: Berakar, Mandiri, Berdampak & Mendunia

Menata Unila: Berakar, Mandiri, Berdampak & Mendunia

--

 

Pertanyaan strategisnya adalah: nilai apa yang dapat kita ciptakan dari semua yang kita miliki?

Di sinilah peran rektor menjadi penting.

 

Rektor tidak harus menjadi operator semua kegiatan. Rektor harus menjadi orkestrator yang mampu memastikan seluruh sumber daya yang tersebar dapat bekerja sebagai sebuah ekosistem.

 

Fakultas tetap membutuhkan ruang dan otonomi akademiknya. Namun universitas harus menyediakan platform kolaborasi, data, insentif, tata kelola, dan jejaring yang memungkinkan kekuatan masing-masing unit berkembang lebih besar ketika dihubungkan.

 

Mandiri Harus Bersama Integritas

Semakin besar pendapatan dan kerja sama yang dibangun, semakin kuat pula tata kelola yang dibutuhkan.

 

Transparansi, audit, pengendalian konflik kepentingan, sistem merit, pengawasan internal, zona integritas, standar pelayanan, dan evaluasi kinerja harus berjalan beriringan dengan agenda kemandirian.

 

Saya memegang satu prinsip: kemandirian tanpa integritas berbahaya; integritas tanpa kapasitas eksekusi juga tidak cukup.

 

Sumber: